ZIGI – Lonjakan Covid-19 serta penyebaran virus jenis baru, Omicron membuat perayaan tahun baru tidak seperti biasanya. Akibatnya, untuk sementara beberapa negara harus menunda perayaan malam pergantian tahun itu.
Mengutip dari laman CNN, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan penasihat medis utama Presiden Joe Biden, Dr. Anthony Fauci memberi peringatan agar orang-orang harus menghindari pertemuan besar pada Malam Tahun Baru dan tetap dengan pertemuan kecil keluarga atau teman dekat yang divaksinasi.
Pada perayaan Tahun Baru, seluruh dunia pada umumnya akan merayakan dengan pertemuan keluarga hingga pesta kembang api. Namun, kali ini kemeriahan tersebut akan berkurang bahkan, sejumlah negara memutuskan untuk tidak melakukannya. Lantas, negara apa saja yang tidak merayakan malam pergantian malam tahun ini? Simak ulasan berikut ini!
Athena
Pada pergantian malam tahun 2021 ke 2022, negara Athena tidak akan ada pertunjukan kembang api di atas Acropolis. Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Kesehatan, Thanos Plevris.
"Semua perayaan Natal dan Tahun Baru publik direncanakan oleh pemerintah dibatalkan. Semua pelancong yang tiba di Yunani disarankan untuk mengikuti tes Covid-19 pada hari kedua dan keempat setelah kedatangan," ujar Thanos dikutip dari CNN.com pada Jumat, 31 Desember 2021.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyarankan agar wajib mengenakan masker ganda baik di luar maupun di dalam ruangan, seperti, di supermaret dan angkutan umum.
Peringatan tersebut berlangsung hingga 3 Januari 2022. Namun, pemerintah Athena lebih banyak melakukan pembatasan untuk tempat-tempat olahraga dan hiburan.
Atlanta
Ibu kota Georgia membatalkan Peach Drop Malam Tahun Baru di Underground Atlanta karena meningkatnya jumlah kasus Covid-19. Hal tersebut tentu membuat warga Atlanta merasa sedih karena melewatkan pesta dan pertunjukan musik tahun ini.
"Meskipun kami sedih melewatkan pesta dan pertunjukan musik tahun ini, kami sangat bersemangat untuk membawa Peach Drop kembali tahun depan dan lebih baik dari sebelumnya. Tetap sehat semuanya!," tulis tweet Underground Atlanta dikutip pada Jumat, 31 Desember 2021.
Jerman
Ada juga Berlin yang melakukan pembatasan kontak yang ketat untuk mengurangi penyebaran Covis-19 sejak 28 Desember 2021 lalu. Pemerintah melarang melakukan pertemuan Malam Tahun Baru.
"Itu berarti tidak ada pesta kembang api besar di Berlin, ibu kota, atau di tempat pertemuan besar lainnya seperti Munich dan Frankfurt," ujar Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Sejak 28 Desember 2021, maksimal 10 orang akan diizinkan untuk bertemu dalam kelompok, terlepas dari apakah mereka divaksinasi atau pulih, kata Scholz. Anak-anak berusia 13 tahun ke bawah dibebaskan dari pembatasan kontak baru.
Edinburgh
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Skotlandia, Nicola Stutgeon mengatakan perayaan Malam Tahun Baru akan dibatalkan. Dia juga menjelaskan rincian untuk pembatasan pasca-Natal pada acara besar untuk menumpulkan penyebaran Omicron.
"Sayangnya juga berarti bahwa perayaan Hogmanay alias Tahun Baru skala besar, termasuk yang direncanakan di sini di ibu kota kita tidak akan dilanjutkan. Saya tahu betapa mengecewakannya hal ini bagi mereka yang menantikan acara ini," kata Nicola Stutgeon.
London
Tak ingin terdampak lonjakan Covid-19 dengan varian baru, virus Omicron, pihak pemerintah membatalkan perayaan malam pergantian Tahun Baru. Hal tersebut disampaikan oleh walikota London, Sadiq Khan melalui cuitan di Twitter.
"Karena lonjakan kasus Covid, kami telah mengambil keputusan sulit untuk membatalkan acara NYE kami di Trafalgar Square. Keamanan semua warga London harus didahulukan," tulis Sadiq Khan dari akun twitter terverifikasinya.
New Delhi
Pemerintah wilayah persatuan India Delhi, yang meliputi ibu kota nasional New Delhi, telah mengumumkan larangan semua pertemuan sosial, budaya, politik dan festival sampai pemberitahuan lebih lanjut karena peningkatan kasus Covid-19.
Semua pejabat harus memastikan bahwa tidak ada acara, pertemuan jemaat budaya yang diadakan untuk merayakan Natal atau Tahun Baru di wilayah yang sudah diumumkan pemerintah. Terkhusus bar dan restoran akan diizinkan beroperasi hanya dengan kapasitas 50 persen saja.
Paris
Paris telah membatalkan pertunjukan kembang api tradisionalnya di atas Champs-Elysées Avenue untuk menyambut Tahun Baru karena gelombang virus corona yang baru.
"Kembang api tidak akan berlangsung dan sayangnya tidak akan ada," kata Perdana Menteri Prancis, Jean Castex.
Pesta publik besar dan kembang api akan dilarang pada Malam Tahun Baru dan merekomendasikan agar orang yang divaksinasi pun melakukan tes sendiri sebelum berkumpul untuk pesta akhir tahun dan tetap menjalankan prokes menggunakan masker di ruang publik terbuka.
Roma
Di Italia, Roma adalah di antara beberapa kota yang telah memutuskan untuk membatalkan perayaan karena masalah kesehatan Covid-19. Perayaan Malam Tahun Baru yang besar di seluruh negeri telah dibatalkan, termasuk konser terbuka dan kembang api di Venesia.
Klub malam juga akan ditutup selama bulan Januari. Wilayah Campania juga telah melarang pesta dan konsumsi alkohol di tempat umum mulai 23 Desember hingga 1 Januari 2022.
Itulah daftar negara-negara yang membatalkan perayaan malam pergantian Tahun 2021- 2022 karena alasan penyebaran Covid-19, terkhusus virus varian baru Omicron.