ZIGI – Elon Musk kembali menyita perhatian setelah ibunya, Maye Musk marah terhadap cuitannya yang diunggah pada Senin, 9 Mei 2022. Pasalnya, veteran model tersebut tidak suka apabila putranya membahas perihal kematian.
Sementara itu, kehidupan Elon Musk terus menjadi sorotan setelah berhasil mengakuisisi Twitter senilai Rp 629 triliun. Bahkan ia kerapkali mengungkapkan pendapatnya secara terbuka melalui platform media sosial dengan ikon burung berwarna biru tersebut. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: Elon Musk Digugat dan Diminta Batalkan Pembelian Twitter
Cuitan Elon Musk Membuat Ibunya Geram
Baru-baru ini, Elon Musk mengunggah pemikirannya di Twitter apabila dia meninggal, “jika saya meninggal dalam keadaan misterius, akan bagus untuk diketahui ya,”
Cuitannya itu langsung menyita perhatian netizen dan sudah mendapatkan lebih dari 890 ribu suka dan 101 ribu retweet. Nemun, pemikirannya soal kematian justru membuat ibunya marah karena tidak suka jika anaknya membahas tentang kematian.
“Itu tidak lucu,” balas Maye Musk dengan menambahkan dua emoticon peringatan kepada Elon Musk.
Melihat veteran model ini marah dengan membalas cuitannya, Elon Musk langsung mengungkapkan penyesalannya karena telah membuat pernyataan menyangkut kematian.
“Maaf! Saya akan melakukan yang terbaik untuk tetap hidup,” balas Elon Musk.
Cuitan Elon Musk Mendapatkan Tanggapan Berbagai Tokoh
Cuitan Elon Musk mengenai kematian ini langsung mendapatkan perhatian netizen. Bahkan beberapa tokoh merasa terhibur dengan cuitan tersebut. Salah satu tokoh yang turut berkomentar adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti.
“Saya pikir, pikiran Anda akan terus memaksamu untuk tetap hidup,” balas Susi Pudjiastuti.
Bahkan candaan lain turut dilontarkan oleh seorang wartawan Amerika, Tarah Price agar ia memberikan Twitter kepada Donald Trump jika ingin merasa aman.
“Tinggalkan Twitter ke Donald Trump maka keinginanmu dan kamu akan aman,” tulis Tarah Price.
Seperti yang diketahui, Twitter secara resmi telah menutup permanen akun Donald Trump pada 2021 karena mantan Presiden Amerika tersebut diduga menggunakan Twitter untuk mengumpulkan dukungan.
Meskipun mendapatkan banyak tanggapan berupa gurauan, cuitan Elon Musk justru membuat netizen mengkhawatirkan kondisinya. Sebab cuitan founder SpaceX ini terkesan sedang mengeluh dari ancaman/kritik.
Dukungan kepada Elon Musk juga dilontarkan oleh seorang tokoh yang berpengaruh di India, Vikrant Kumar. Ia mengatakan apabila sedang mendapatkan ancaman sebaiknya mengatakan yang sesungguhnya ke publik.
“Jika kamu terancam, seharusnya buka siapa orang (yang mengancam) itu,” ujar Vikrant Kumar.
Tidak lama dari cuitan tersebut, Elon Musk kembali mengunggah perihal keluhannya yang tidak dapat menanggapi berbagai kritikan yang dilontarkan kepadanya.
Baca Juga: Tanggapan Pendiri Twitter Usai Perusahaan Dibeli Elon Musk