ZIGI – Cuaca panas beberapa waktu terakhir dirasakan di sejumlah daerah di Indonesia. Bukan hanya rasa gerah, cuaca panas juga berakibat buruk bagi yang memiliki jenis kulit sensitif. Terlebih jika mereka beraktivitas di luar ruangan. 

Cuaca panas ekstrem bisa membuat wajah gatal-gatal, berjerawat, kering, hingga muncul ruam kemerahan. Apabila tidak segera ditangani, kulit wajah sensitif akan semakin parah. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: 4 Tips Pilih Sunscreen yang Tepat, Melindungi dari Paparan Sinar UV

1. Jaga Hidrasi Kulit

Menurut dokter kecantikan di India, Dr. Chiranjiv Chhabra, di cuaca yang panas bisa membuat seseorang mudah berkeringat. Akibatnya, orang tersebut akan kehilangan cairan dalam tubuh alias dehidrasi. Jika cairan dalam tubuh tidak cukup berakibat kulit menjadi kering, iritasi, hingga lebih rentan terkena sengatan matahari.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya minum banyak air. Ketika cuaca panas ekstrem, bawa minuman ke mana pun kamu pergi. Sebaiknya minum setiap setengah jam sekali. Selain itu, konsumsi buah-buahan yang tinggi serat dan mineral seperti semangka, melon, pepaya, dan sejenisnya.

2. Gunakan Tabir Surya

Saat matahari sedang terik-teriknya, rasa panas memang sangat mengganggu sehingga membuat kulit merasa tidak nyaman. Terik matahari memang bisa menghanguskan kulit yang artinya menyebabkan kulit kemerahan dan muncul ruam kebakar. 

Jika kamu melewatkan penggunaan sunscreen atau sunblock minimal SPF 30, kulit akan terasa gatal, bahkan dalam waktu panjang bisa mempercepat keriput. Oleskan tabir surya di wajah, leher, dan lengan sekitar 20 menit sebelum keluar.

Kemudian oleskan kembali tabir surya setiap empat atau lima jam sekali untuk memastikan perlindungan kulit secara optimal. Nah, bagi kulit sensitif juga disarankan untuk menggunakan pakaian lengan panjang untuk menghindari sinar matahari langsung ke kulit.

3. Rutin Cuci Wajah

Keringat bisa menjadi magnet untuk menarik debu, kotoran, maupun polusi yang bisa menyumbat kulit. Kombinasi suhu yang panas serta kulit yang tersumbat menyebabkan kulit mudah berjerawat. Sebab, cuaca panas sangat disukai bakteri untuk berkembang.

Menghindari adanya jerawat akibat cuaca panas dan kotoran di kulit, alangkah baiknya rutin mencuci wajah. Setidaknya untuk membasuh wajah sebanyak tiga kali sehari atau kapan pun yang dibutuhkan.

 

Gunakan pembersih wajah yang gentle di malam hari bagi pemilik kulit sensitif. Dengan rutin membersihkan wajah, maka akan mengangkat kotoran di dalam pori-pori yang memicu peradangan alias jerawat. 

4. Selalu Jaga Kebersihan

Seperti yang disinggung di atas, cuaca panas menjadi waktu yang tepat bagi bakteri atau virus untuk berkembang biak. Mikroorganisme ini akan muncul di mana pun sehingga jaga kebersihan sangat penting jika tidak ingin alami masalah kulit.

Misalnya ketika kamu baru saja memegang pintu restoran tapi lupa untuk cuci tangan, wajah akan lebih rentan berjerawat karena menempelnya bakteri. Oleh sebab itu, selalu bawa hand sanitizer atau cuci tangan secara rutin.

5. Rutin Bersihkan Diri

Jerawat menjadi salah satu masalah yang sering dikeluhkan oleh kaum wanita. Namun, ruam akibat cuaca panas ekstrem ternyata masalah lain yang sering dihadapi oleh setiap orang. Ruam ini muncul biasanya karena kondisi kulit yang terlalu kering hingga membuat wajah iritasi.

Selain bagian wajah, ruam juga bisa muncul pada anggota tubuh lain. Hal ini dipicu karena kotoran yang tersumbat akibat keringat sehingga menyebabkan ruam gatal, lecet, atau benjolan kecil pada kulit. Untuk mencegah terjadi ruam, sebaiknya mandi minimal dua kali sehari dan gunakan sabun mandi anti-septik. 

Bagi yang memiliki wajah kemerahan, tunggu suhu tubuh kamu benar-benar normal. Kemudian bisa oleskan lidah buaya atau es ke kulit wajah untuk meredakan iritasi. 

6. Hindari Bahan Pengering

Ketika memilih untuk menghidrasi kulit ketika musim panas, perhatikan kembali bahan-bahan dalam produk skincare. Hindari bahan pemicu kering seperti asam alfa-hidroksi, dan asam beta-hidroksi (seperti asam salisilat, asam glikolat, dan asam laktat).

Sebelum keluar ruangan, oleskan pelembab yang bisa menghidrasi kulit tanpa ada kandungan yang disebutkan di atas. Kamu bisa gunakan pelembab yang bebas parfume alias pewangi, dan atau gunakan skincare dengan kaya kandungan ceramid, hyaluronic acid di mana kandungan ini bisa mengunci kelembaban kulit.

Jika kondisi kulit sensitif kamu semakin parah, tidak ada salahnya untuk segera konsultasikan ke dokter kecantikan di klinik terdekat. Perhatikan untuk selalu menghidrasi kulit dan hindari memegang kulit secara langsung.

Baca Juga: 7 Langkah Mudah Menghilangkan Bekas Jerawat Hitam di Wajah

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.