Dorong Inovasi Hijau Grab Raih Katadata Green Initiative Awards

Vika Azkiya Dihni
1 Desember 2022, 12:30
Perwakilan PT GRAB INDONESIA menerima piagam penghargaan Katadata Green kategori Teknologi/Transportasi pada acara Regional Summit 2022 di Aryanusa Ballroom, Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (1/12).
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Perwakilan PT GRAB INDONESIA menerima piagam penghargaan Katadata Green kategori Teknologi/Transportasi pada acara Regional Summit 2022 di Aryanusa Ballroom, Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (1/12).

PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) menerima “Katadata Green Initiative Awards” di sektor teknologi dan transportasi. Perusahaan jasa transportasi berbasis mobile ini dinilai mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat melalui aksi hijaunya. 

Tak hanya mengedepankan profit atau keuntungan, Grab terus berinovasi untuk memberi dampak berkelanjutan. Berbagai inisiasi dilakukan seperti menghadirkan fitur carbon offset, kendaraan listrik, pengurangan sampah plastik, hingga menyediakan layanan daur ulang sampah. 

Grab termasuk satu dari lima perusahaan di sektor teknologi dan transportasi yang memperoleh penghargaan tersebut. Katadata memberikan penghargaan dengan mengidentifikasi komitmen dan inovasi perusahaan pada aksi hijau seperti transisi energi bersih, komitmen rendah emisi, keuangan berkelanjutan, dan sebagainya.

“PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) menerima award karena Inisiatif transisi kendaraan rendah emisi dan program carbon offset bagi konsumen,” demikian keterangan Katadata Insight Center (KIC) saat pemberian penghargaan, 1 Desember 2022.

Hingga kini, Grab telah beroperasi di delapan negara di Asia Tenggara, kecuali Laos dan Brunei. Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti ojek (GrabBike), mobil (GrabCar), taksi (GrabTaksi), kurir (GrabExpress), pesan-antar makanan (GrabFood), dan carpooling (GrabHitch Car).

Fitur Penyeimbang Karbon

Grab menyediakan sebuah fitur khusus (carbon offset) dalam aplikasinya yang dapat membantu para pengguna untuk mengurangi jejak karbon saat berkendara. Carbon offset merupakan skema menukar emisi karbon yang kita keluarkan dengan mendukung upaya merestorasi lingkungan, seperti misalnya dengan memberikan sumbangan untuk menanam pohon.

Melalui fitur ini, pengguna Grab dapat membeli carbon offset minimum senilai US$0,10 setiap perjalanan. Uang itu akan digunakan untuk penghijauan dan proyek konservasi di lahan yang dikhususkan untuk inisiatif hijau, yakni Hutan GrabForGood. 

Hutan GrabForGood merupakan kawasan khusus yang diperuntukan untuk inisiatif penanaman pohon dari Grab di bawah program carbon offset. Hutan GrabForGood saat ini berada di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

GrabElectric

Inisiasi lainnya yang dilakukan Grab adalah mengurangi emisi karbon dengan mengoperasikan kendaraan listrik. Grab telah mengoperasikan kendaraan listrik di Indonesia sejak 2019. 

Dengan total 8.500 armada, GrabElectric telah beroperasi di 8 Provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

“Kami menargetkan untuk mencapai netral karbon pada 2040. Hadirnya GrabElectric mempertegas komitmen #LangkahHijau dalam mendukung usaha pemerintah mencapai target pengurangan jejak karbon hingga 41% pada 2030,” ujar Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam keterangan resmi pada 15 Juli 2022.

Sebagaimana diketahui, GrabElectric adalah layanan penyewaan motor listrik yang dapat digunakan untuk bekerja sebagai mitra pengemudi Grab.  Neneng menjelaskan, sistem sewa harian GrabElectric memberikan peluang pendapatan baru bagi mitra pengemudi dan mitra pengiriman yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Para mitra juga dapat menghemat biaya operasional per bulan hingga 25%. Hal ini mengingat mitra tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk BBM dan biaya perawatan berkala, karena sepenuhnya ditangani oleh Grab melalui 31 service center di Indonesia.

Pengurangan Plastik

Sebagai penyedia layanan pengiriman makanan, GrabFood menyediakan pilihan untuk meniadakan alat makan plastik. Ketika membuat pesanan GrabFood, pelanggan bisa memilih untuk menerima atau tidak menerima set peralatan makan plastik dari halaman menu.

Selain itu, Grab juga melibatkan mitra pengusahanya untuk menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Inisiasi ini sebagai bentuk komitmen Grab untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah plastik.

Layanan Daur Ulang Sampah

Grab bekerjasama dengan Danone-AQUA untuk menghadirkan layanan daur ulang sampah (GrabExpress Recycle). Melalui layanan ini, pengguna dapat dengan mudah mengirimkan sampah bernilai ekonomis, terutama botol dan gelas plastik, ke bank sampah terdekat.

Kemudian, sampah tersebut akan dibawa ke Recycling Business Unit (Unit Daur Ulang/RBU) milik Danone-AQUA untuk diproses menjadi bahan baku yang nantinya akan dibuat menjadi produk baru untuk digunakan dalam keperluan sehari-hari, misalnya botol plastik baru. 

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Grab dan Danone-AQUA dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut hingga 70% pada 2025.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait