Dana Simpanan di Perbankan Mencapai Rp 4.415 Triliun

Jumlah dana simpanan mendapatkan jaminan dari LPS bertambah dari Rp 1881 triliun menjadi Rp 1919 triliun
Aria W. Yudhistira
10 September 2015, 11:26
LPS
Arief Kamaludin|KATADATA
LPS mencatat total dana simpanan di perbankan naik 0,08 persen menjadi Rp 4.415 triliun per Juli 2015.

KATADATA ? Total dana simpanan di perbankan per Juli 2015 mencapai Rp 4.415 triliun. Jumlah ini naik 0,08 persen atau Rp 3,7 triliun dari bulan sebelumnya.

Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Samsu Adi Nugroho mengatakan, pertumbuhan dana simpanan tertinggi dalam bentuk deposit on call, yakni 5,61 persen menjadi Rp 91,5 triliun. Jumlah rekeningnya juga meningkat dari 3.564 menjadi 3.771 rekening.

Sementara jumlah rekening dengan dana simpanan di bawah Rp 2 miliar berkurang 2,8 persen dari 171,7 juta rekening menjadi 167 juta rekening. Sedangkan jumlah nominal simpanannya meningkat sebesar 2,1 persen dari Rp 1.881 triliun menjadi Rp 1.919 triliun. Adapun untuk simpanan melebihi Rp 2 miliar, nominalnya turun 1,38 persen menjadi Rp 2.496 triliun.

?Jumlah rekeningnya (simpanan di atas Rp 2 miliar) juga turun 0,14 persen. Dari 216.762 rekening menjadi 216.449 rekening,? kata Samsu dalam keterangan pers yang diterima Katadata, Kamis (10/9).

Terkait jenis mata uang, jumlah rekening simpanan dalam rupiah ataupun valuta asing (valas) menurun. Jumlah rekening simpanan dalam rupiah turun 2,8 persen menjadi 166 juta rekening. Begitu juga dengan rekening simpanan dalam valas menurun 0,4 persen menjadi 1,1 juta rekening.

Secara nominal, simpanan dalam rupiah meningkat 0,2 persen menjadi Rp 3.642 triliun. Sedangkan simpanan valas menurun 0,45 persen menjadi Rp 773,5 triliun. Samsu menyampaikan, jumlah bank umum yang menjadi peserta penjaminan sebanyak 118 bank per Juni 2015. Terdiri dari 106 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah.

Bank umum konvensional, terdiri dari empat bank pemerintah, 26 bank pemerintah daerah, 67 bank umum swasta nasional, dan 10 kantor cabang bank asing.

Reporter: Desy Setyowati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait