Menguji Keampuhan Remdesivir, Obat Anti-Virus Corona

WHO menyebut remdesivir juga efektif untuk menangkal virus SARS, MERS, hingga Ebola.
Dwi Hadya Jayani
11 Februari 2020, 13:16

Pemerintah Tiongkok melakukan uji coba remdesivir. Obat antivirus yang dikembangkan Gilead Sciences Inc. tersebut diyakini dapat menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus corona. Uji coba ini dimulai Kamis, (6/2) yang melibatkan 761 pasien terdiri atas 308 orang dengan gejala ringan dan 453 orang dengan kondisi serius.

(Baca: Pemerintah Klaim Indonesia Punya Alat Pendeteksi Virus Corona)

Metode yang digunakan dalam uji klinis dengan menggunakan randomisasi, double blind, dan kontrol placebo. Uji klinis remdesivir ini dipimpin oleh China-Japan Friendship Hospital dan Institute of Materia Medica yang di bawah pengawasan Chinese Academy of Medical Sciences (CAMS). Sebelumnya, berdasarkan data WHO, remdesivir juga efektif untuk menangkal virus dari SARS, MERS, hingga Ebola.

(Baca: Diserang Corona, Pasar Modal Tiongkok Rontok)

Sebagai informasi, kematian akibat virus corona telah melampaui SARS. Hingga Selasa (11/2), jumah korban karena corona mencapai 1.016 jiwa di daratan Tiongkok. Sementara yang terinfeksi sebanyak 42.638 jiwa.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.