Krisis Pangan Akibat Covid-19

Presiden Joko Widodo mengakui ada sejumlah provinsi yang mengalami defisit pasokan bahan pangan.
Dwi Hadya Jayani
Oleh Dwi Hadya Jayani
7 Mei 2020, 09:39

Ancaman krisis pangan terjadi di tengah pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan adanya karantina wilayah (lockdown) di sejumlah negara menyebabkan distribusi terhambat. Selain itu faktor cuaca mempengaruhi produksi di dalam negeri. (Baca: Ancaman Kemiskinan Akibat Krisis Covid-19)

Presiden Joko Widodo mengakui ada sejumlah provinsi yang mengalami defisit pasokan bahan pangan. Dia pun mengimbau agar Kementerian Pertanian memetakan kebutuhan setiap provinsi dan melakukan distribusi dengan baik.  (Baca: Lesu Pertumbuhan Ekonomi Akibat Konsumsi Terpukul Covid-19)

“Oleh sebab itu, transportasi distribusi pangan antar provinsi, wilayah, dan pulau tidak boleh terganggu,” jelas Jokowi, Selasa (28/4) dikutip dari detik.com.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.