Plus-Minus Bersekolah saat Pandemi

Sekolah yang akan membuka aktivitas belajar tatap muka mesti mendapatkan persetujuan dari orang tua.
Andrea Lidwina
Oleh Andrea Lidwina
28 November 2020, 09:35

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membolehkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka mulai Januari 2021. Pembukaan sekolah tersebut harus berdasarkan izin pemerintah daerah.

Namun ada sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi sebelum sekolah dapat dibuka. Misalnya, ada persetujuan antara kepala sekolah dan orang tua, kemudian mematuhi protokol kesehatan 3M, dan tidak ada aktivitas lain di luar kegiatan belajar mengajar.

Kebijakan pemerintah membuka sekolah lantaran dampak negatif belajar dari rumah. Sejumlah laporan menyebutkan meningkatnya potensi stres pada anak dan risiko tumbuh kembang yang tidak optimal. Lalu, tidak semua wilayah bisa menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Meski begitu, rencana ini menuai kritik dari beberapa pihak. Penyebabnya, sekolah yang saat ini telah melakukan pembelajaran tatap muka belum menaati protokol kesehatan. Pemerintah daerah pun tidak mengevaluasi sekolah-sekolah tersebut. Selain itu, pembukaan kembali sekolah berisiko membentuk klaster penularan, terlebih dilakukan satu bulan setelah pilkada dan libur panjang.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan