Shell Turunkan Harga BBM Super dan V-Power Rp 100-200

Penurunannya bervariasi mulai dari Rp 100 hingga Rp 200 per liter.
Anggita Rezki Amelia
26 Desember 2018, 19:10
SPBU Shell
Arief Kamaludin (Katadata)

PT Shell Indonesia kembali menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Super dan  V-Power. Ini seiring penurunan harga minyak mentah dunia.

Penurunannya bervariasi mulai dari Rp 100 hingga Rp 200 per liter. Untuk Shell Super harganya turun menjadi Rp 10.650-10.850 per liter untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), sebelumnya Rp 10.750-10.850 per liter.

Sedangkan, Shell V-Power turun menjadi Rp 12.100-12.250 per liter, dari sebelumnya Rp 12.300-12.450 per liter. "Harga bahan bakar berlaku efektif 19 Desember 2018," mengutip situs resmi Shell, Rabu (26/12).

Di sisi lain, harga BBM Shell lainnya seperti Diesel dan Regular tidak mengalami perubahan.  Shell Diesel harganya sebesar Rp 12.100-12.250 per liter, sementara Shell Regular sebesar Rp 10.000 per liter.

Advertisement

Sebelumnya, Shell sudah menurunkan harga BBM per 13 Desember 2018. Namun, hanya jenis Regular yang turun harganya dari Rp 10.550 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Jika mengacu harga minyak dunia, tren harga minyak dunia selama sepekan terakhir bergerak fluktuatif. Rata-rata harga minyak Brent sejak 13 Desember hingga 18 Desember 2018 mencapai US$ 59,4 per barel.

Kementerian ESDM memang meminta badan usaha penjual BBM nonsubsidi untuk menurunkan harga BBM. Ini seiring dengan penurunan harga minyak dunia.

(Baca: Pemerintah Minta Harga BBM Nonsubsidi Turun Mulai Pekan Depan)

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto memang meminta pengusaha untuk menurunkan harga BBM nonsubsidi. Pihaknya sudah memanggil sejumlah badan usaha seperti Pertamina, Shell Indonesia, PT Vivo Energy Indonesia, PT AKR, Corporindo, Garuda Mas, dan PT Total Oil Indonesia akhir bulan lalu.

Dalam pertemuan itu, mereka berkomitmen menurunkan harga BBM nonsubsidi. “Untuk turunkan harga mulai pekan depan dan paling telat bulan Januari,” kata Djoko beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, sudah ada beberapa badan usaha yang telah menurunkan harga BBM. Mereka adalah AKR Corporindo Tbk, Vivo Energy Indonesia, Garuda Mas, Total Oil Indonesia dan juga ExxonMobil. Penurunan harga berbeda antarbadan usaha. Total misalnya, menurunkan harga BBM mulai dari Rp 200-250 per liter.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait