Pertamina Berpeluang Kembangkan Aset Migas di Aljazair

Penulis: Arnold Sirait

21/12/2017, 20.28 WIB

Potensi ini mencakup pengembangan aset eksisting serta pengembangan aset baru yang memiliki potensi produksi hingga 20.000 - 30.000 barrel per hari.

Pertamina
Katadata | Arief Kamaludin

PT Pertamina (Persero) berpeluang mengelola blok minyak dan gas bumi (migas) di Aljazair. Hal ini menyusul adanya penandantangan amendemen Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pengelolaan blok migas di Aljazair antara PT Pertamina (Persero) dan Sonatrach.

Penandatanganan ini menandai peningkatan hubungan baik dan penguatan kerja sama antar kedua perusahaan migas milik negara tersebut. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik dan CEO Sonatrach, Abdelmoumen Ould Kaddour, di Aljazair, Kamis (21/12).

Amendemen ini merevisi MoU sebelumnya yang ditandatangi pada September 2016. Melalui kesepakatan baru ini, Sonatrach membuka peluang bagi Pertamina untuk menjajaki potensi migas baru di Aljazair.

Potensi ini mencakup pengembangan aset eksisting serta pengembangan aset baru yang memiliki potensi produksi hingga 20 ribu - 30 ribu barel per hari. Adapun total reserve (cadangan) mencapai lebih dari 100 MMBO. 

Setelah MoU ini ditandatangani, Pertamina dan Sonatrach akan memfinalisasi kesepakatan dan melakukan settlement commercial terms (penyelesaian ketentuan komersial). Selanjutnya mengajukan rencana pengembangan lapangan (Plan of Development/PoD) kepada otoritas migas di Aljazair.

Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik mengatakan MoU ini tidak hanya membuka peluang bagi kedua perusahaan menjajaki usaha baru baik di hulu, tapi juga hilir termasuk menggarap potensi LNG serta LPG. “MoU ini menjadi bukti kepercayaan mitra kami, dimana Pertamina dinilai serius menggarap lapangan di luar negeri, khususnya tiga lapangan di Algeria,” kata dia berdasarkan keterangan resminya, Kamis (21/12).

CEO Sonatrach Abdelmoumen Ould Kaddour, dalam sambutannya mengatakan ingin terus melanjutkan kerja sama dengan Pertamina untuk memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini. “Kapan saja Pertamina ke Aljazair disini selalu hujan. Please bring more rain to Algeria", ujar dia.

(Baca: Pertamina Bidik Produksi Minyak di Aljazair Naik 45 Persen Pada 2019)

Saat ini Pertamina memiliki tiga lapangan di Aljazair. Lapangan tersebut dikelola anak usaha, yakni PIEP (Pertamina International EP). PIEP menjadi operator dengan hak kelola 65% di Lapangan MLN. Pertamina juga memiliki hak kelola di lapangan EMK sebesar 16,9% dan di lapangan OHD 3,73%.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan