Shopee Catatkan Transaksi Rp 59,4 Triliun Pada Semester I-2018

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

Senin 3/9/2018, 16.34 WIB

Shopee menargetkan total transaksi secara regional mencapai US$ 8,2 miliar atau sekitar Rp 117,3 triliun tahun ini.

Shopee
Shopee
Peluncuran kampanye Shopee 9.9 Super Shopping Day di Jakarta, Kamis (23/8).

Shopee mencatatkan total transaksi (gross merchandise value/GMV) senilai US$ 4,1 miliar atau sekitar Rp 59,4 triliun sepanjang Semester I-2018. Angka itu naik 173% dibanding Semester I-2017 yang sebesar US$ 1,5 miliar.

Pencapaian ini sudah menyamai pendapatan tahun lalu. "Kami yakin market masih berkembang. Tahun depan saya rasa masih akan sama," kata Director of Shopee Handhika Jahja di kantornya, Jakarta, Senin (3/12).

Mengutip dari Businesswire.com, Shopee melayani 239,4 juta pesanan sepanjang paruh pertama 2018, atau naik dari 80,6 juta pada periode sama 2017. Sebanyak 40% di antaranya merupakan transaksi yang terjadi di Indonesia. Selain itu, Shopee melayani transaksi di Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Taiwan.

Alhasil, Shopee mencatatkan pendapatan senilai US$ 92,4 juta. Pendapatan itu terdiri atas US$ 59,2 juta dari komisi dan iklan, serta US$ 33,2 juta sisanya dari penjualan barang. Hal ini disampaikan dalam laporan keuangan perusahaan induknya, Sea Ltd.

(Baca juga: Shopee Rilis Fitur Beli Pulsa dan Kuota Data)

Sea Ltd. merupakan induk usaha Shopee yang berkedudukan di SIngapura. Perusahaan itu memiliki tiga lini bisnis yang bergerak di sektor hiburan digital, e-commerce, dan layanan keuangan digital. Ketiga anak usaha itu merupakan Garena, Shopee, dan AirPay.

Secara konsolidasi, Sea Ltd. mencatatkan pendapatan senilai US$ 416,6 juta pada Semester I-2017 atau tumbuh 71% dibandingkan periode sama 2017. Meski demikian, Sea Ltd. masih mencatatkan nett loss senilai US$ 306,6 juta sepanjang Semester I-2018.

Adapun Shopee menargetkan total transaksi (gross merchandise value/GMV) secara regional mencapai US$ 8,2 miliar atau sekitar Rp 117,3 triliun tahun ini. Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar mencatat GMV di Asia Tenggara sudah mencapai US$ 1,9 miliar atau setara Rp 27,2 triliun sepanjang Kuartal I-2018. "Kami optimistis bisa meningkat dua kali lipat tahun ini," katanya.

(Baca juga: Tokopedia dan Bukalapak Kalahkan Lazada pada Kuartal II 2018)

Menurut survei iPrice, Shopee masuk dalam lima besar e-commerce di Indonesia dari segi trafik. Posisi Shopee ada di bawah Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli. Namun, Shopee merupakan aplikasi belanja online yang paling banyak diunduh pada tahun lalu.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha