Jasa Marga Tertarik Akusisi Ruas Tol Trans Jawa Milik Waskita Karya

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

31/12/2018, 19.38 WIB

Akuisisi ruas tol Trans Jawa milik Waskita Karya akan membuat operasional tol Trans Jawa oleh Jasa Marga lebih efektif.

Jokowi di Tol Kualanamu
ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Seskab Pramono Anung (kanan) Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kiri) Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono (ketiga kanan) Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi (kedua kiri) dan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani (keempat kiri) melihat gerbang Jalan Tol Kualanamu, disela-sela peresmian Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan Medan-Binjai, di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (13/10).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan minatnya untuk mengakuisisi beberapa ruas jalan tol milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, ketertarikan Jasa Marga untuk mengakuisisi ruas tol milik Waskita Karya untuk memaksimalkan operasional perusahaan yang fokus pada operasional Trans Jawa.

Waskita Karya dikabarkan berniat menjual 18 ruas tol miliknya pada 2019 mendatang secara bertahap. Tol Pejagan-Pemalang dan Tol Pemalang-Batang yang berada di Trans Jawa merupakan beberapa di antara ruas tol yang rencananya dijual oleh Waskita Karya.

"Karena kan operasional (Trans Jawa) konsen kita. Supaya operasionalnya bisa lebih maksimal," kata Desi di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (31/12).

(Baca: 5 Ruas Tol Trans Jawa Milik Jasa Marga dan Waskita Siap Dioperasikan)

Kendati demikian, Desi mengungkapkan hingga saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan pihak Waskita Karya karena proses tender belum dimulai. Bahkan, Desi mengatakan, Jasa Marga bahkan belum memiliki anggaran khusus terkait akuisisi jalan tol yang mereka minati.

"Belum mulai lagi, mungkin tahun depan bisa mulai-mulai lagi. Masih incaran saja. Tapi kita tetap berharap karena dari sisi operasi sangat lebih efektif," kata Desi menambahkan.

Jasa Marga menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk tahun 2019 sebesar Rp 30 triliun atau setara dengan capex tahun ini. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk menyelesaikan proyek-proyek jalan tol yang sudah ditargetkan selesai pada tahun 2019.

Beberapa proyek yang ditargetkan selesai tahun depan adalah jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek), jalan tol Jakarta outer ring road (JORR) 2, empat bagian jalan tol Pandaan-Malang di Jawa Timur, serta ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi di Sumatera Utara.

"Japek elevated harus rampung, kita berharap bisa fungsional saat lebaran, tapi untuk selesai tuntasnya kuartal III. JORR 2 targetnya triwulan III triwulan IV. Pandaan-Malang empat seksi itu awal semester dua. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi kemarin baru enam seksi, seksi ketujuhnya rampung kan udah dibuka," jelas Desi.

(Baca: Pemerintah Gratiskan Tarif 4 Ruas Tol Baru Jatim hingga Januari 2019)

 
 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan