Pos Indonesia Dorong Anak Usahanya Masuk Pasar Modal pada 2020

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

9/1/2019, 18.17 WIB

Anak usaha Pos Indonesia yaitu Pos Logistics, ditargetkan akan go public pada 2020.

pos indonesia
KATADATA
pos indonesia

PT Pos Indonesia (Persero) mendorong anak usahanya yang bergerak di bidang logistik PT Pos Logistics Indonesia untuk melantai di pasar modal melalui penawaran umum pedana atau initial public offering (IPO). Rencananya, Pos Logistics bisa go public pada tahun 2020 mendatang.

"Kami belum tahu (melepas berapa persen saham) kalau itu. Tapi, punya rencana ke arah situ," kata Direktur Keuangan dan Umum Pos Indonesia Eddi Santosa di kantornya, Jakarta, Rabu (9/1).

Pos Indonesia menginginkan Pos Logistics untuk go public karena bisnis di sektor logistik menurut Eddi sangat prospektif di masa depan. Pasar modal Indonesia dinilai memberikan kesempatan pada perusahaan untuk mencari sumber dana yang lebih kompetitif.

Selain itu, menurut Eddi, dengan masuknya Pos Logistics ke pasar modal, maka akan terbuka peluang untuk ekspansi bisnis  yang lebih luas lagi. "Bursa peluang paling cepat untuk melakukan target pertumbuhan anorganik," kata Eddi.

(Baca: Jalankan PSO, Laba Pos Indonesia Tahun 2018 Hanya Rp 130 Miliar)

Saat ini, sebagai induk perusahaan, Pos Indonesia tengah menyiapkan tahapan Pos Logistics untuk melakukan IPO dengan meningkatkan jumlah pelanggan dan menjajaki kerja sama dengan pelanggan yang merupakan perusahaan besar. Selain itu, Pos Indonesia juga mendorong anak usahanya tersebut untuk meningkatkan branding dan penguatan aset seperti armada pengangkut barang.

Eddi mengungkapkan, saat ini Pos Logistics sudah memiliki banyak pelanggan perusahaan besar untuk melayani pengiriman logistik. Sebagian besar merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Aneka Tambang (Antam), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Pertamina Lubricants. "Customer mapan merupakan backbone aset kita," kata Eddi.

Dengan mendorong peningkatan kinerja ini, Pos Indonesia berharap investor nantinya bisa mendorong investor untuk membeli saham Pos Logistics. Pos Indonesia tidak mau investor membeli saham Pos Logistics karena pilihan acak saja. Konsumen pun akan melihat kesungguhan Pos Indonesia

Selain itu, keseriusan Pos Indonesia mendorong kinerja Pos Logistics, Eddi mengatakan dapat berefek pada peningkatan bisnis  mereka ke depan karena mereka konsumen akan melihat kesungguhan Pos Indonesia melakukan ekspansi kapasitas pada anak usahanya yang akan semakin meningkatkan kualitas layanan dan harga yang lebih kompetitif.

(Baca: Sekarang, Top Up E-Money Mandiri Bisa di Kantor Pos)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha