A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mysqli::real_connect(): MySQL server has gone away

Filename: mysqli/mysqli_driver.php

Line Number: 201

Backtrace:

File: /mnt/data_production/katadata_v2/apps/frontend_2/third_party/MX/Loader.php
Line: 109
Function: DB

File: /mnt/data_production/katadata_v2/apps/frontend_2/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /mnt/data_production/katadata_v2/apps/frontend_2/modules/content/controllers/Content.php
Line: 11
Function: __construct

File: /mnt/data_production/katadata_v2/index.php
Line: 315
Function: require_once

SKK Migas Gandeng Pihak Independen Susun Proposal Pengembangan Masela | Katadata News

SKK Migas Gandeng Pihak Independen Susun Proposal Pengembangan Masela

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

10/1/2019, 19.07 WIB

Harapannya, tahun ini proposal pengembangan lapangan Blok Masela bisa selesai.

Rig Minyak
Katadata

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan melibatkan pihak independen untuk ikut mengevaluasi aspek teknis sebagai bagian dari penyusunan proposal pengembangan Blok Masela. Dalam hal ini pihak independen itu adalah para pakar yang menggeluti hulu migas.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan pembahasan aspek teknis akan dibahas dua pekan lagi. Kajian teknis itu untuk menentukan aspek komersial  seperti total belanja modal dan tingkat pengembalian investasi (IRR) proyek tersebut.

Setelah aspek komersial selesai, SKK Migas akan menyerahkan proposal anyar itu kepada Kementerian ESDM untuk disetujui. "Kami harapkan akhir Januari atau awal Februari SKK Migas sudah bisa memberikan rekomendasi," kata Dwi di Jakarta, Kamis (10/1).

Dwi berharap hasil hitugan  itu dapat membuat proyek tersebut ekonomis dengan biaya yang efisien. Adapun terkait pembeli gas dari proyek anyar itu hingga kini masih dalam pembahasan.

Dari data SKK Migas, estimasi produksi dari proyek Masela sebesar 9,5 MTPA dan 150 MMscfd. Proyek ini diharapkan beroperasi pada kuartal II tahun 2027. Estimasi biaya pengembangan proyek ini yakni US$ 16 miliar.

Secara paralel, tahun ini SKK Migas dan Inpex Corporation akan melakukan konsultasi publik tentang Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Harapannya, setelah konsutasi itu Inpex selaku operator, bisa memasukkan dokumen Amdal untuk kemudian disetujui KLHK.

(Baca: Proposal Pengembangan Blok Masela Terbentur Tingkat Keekonomian)

Selain itu tahun ini SKK Migas juga menargetkan perusahaan asal Jepang itu mula melakukan  kegiatan survei dasar di Blok Masela. "Tahun 2019 diharapkan dapat persetujuan PoD Masela, Amdal, dan baseline survey dimulai," kata Dwi.

Reporter: Anggita Rezki Amelia

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha