Sesi I IHSG Naik 0,28% Ditopang Dana Asing dan Inflasi yang Terkendali

Penulis: Happy Fajrian

1/2/2019, 14.06 WIB

Pembelian bersih oleh investor asing mencapai Rp 280,02 miliar, inflasi yang terkendali membuat outlook ekonomi menjadi positif.

Bursa saham
ANTARA FOTO/M. Agung Rajasa
Beberapa siswa berfoto dengan latar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (24/2).

Mengakhiri perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,28% ke posisi 6.551,06. Pembelian bersih saham oleh investor asing serta fundamental ekonomi domestik yang stabil dengan inflasi Januari yang terkendali menjadi sentimen positif yang menggerakkan bursa.

Investor asing siang ini membukukan pembelian bersih saham senilai Rp 280,02 miliar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masih menjadi saham yang paling diburu oleh investor asing dengan pembelian bersih mencapai Rp 122,9 miliar. Sejak merilis laporan kinerjanya beberapa hari lalu, saham BRI terus menjadi buruan investor asing.

Sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan inflasi pada bulan Januari 2019 pada level 0,32% atau 2,82% secara tahunan. Tingkat inflasi ini merupakan yang terendah untuk periode yang sama dalam tiga tahun terakhir. Dengan inflasi yang terjaga menunjukkan fundamental ekonomi nasional yang stabil.

(Baca: Aura Damai AS-Tiongkok, IHSG dan Bursa Asia Dibuka Meningkat)

Kepala BPS Suhariyanto menilai inflasi rendah pada awal tahun ini sebagai capaian yang bagus. “Mudah-mudahan ke depan semakin terkendali," kata dia dalam Konferensi Pers di kantornya, Jumat (1/2).

Transaksi saham di BEI hingga siang ini tercatat sebesar Rp 4,13 triliun dari 6,72 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 222.707 kali oleh investor. Sebanyak 203 saham menghijau, 158 saham kinerjanya memerah, dan 140 saham bergerak mendatar.

Secara sektoral, kenaikan IHSG siang ini terutama didorong oleh sektor keuangan yang naik sebesar 0,94%. Secara keseluruhan ada lima indeks sektoral yang turun hari ini yang dipimpin sektor infrastruktur yang turun paling dalam sebesar 0,9%.

Pada sesi I ini IHSG sempat naik level tertingginya di posisi 6.581,73. Sedangkan titik terendahnya berada pada level 6.550,99. Dengan kenaikan 0,28%, IHSG menjadi bursa dengan kinerja terbaik keempat di antara bursa-bursa Asia yang hari ini bergerak bervariatif.

Indeks PSEi naik paling tinggi sebesar 1,85%, kemudian indeks Shanghai naik 0,94%, Nifty India naik 0,52%, sedangkan Nikkei naik tipis 0,07%. Ada empat bursa saham Asia yang terkoreksi saat ini yaitu indeks Hang Seng dengan koreksi 0,29%, KOSPI dan KLCI terkoreksi tipis 0,03%, serta Strait Times turun 0,09%.

(Baca: Keputusan The Fed Tahan Bunga Menopang Penguatan Tajam Rupiah)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha