Rampung Tahun Ini, Tol Manado-Bitung Akan Pangkas Biaya Logistik

Penulis: Hari Widowati

6/2/2019, 11.15 WIB

Tol Manado-Bitung juga akan mempersingkat waktu tempuh dari Manado ke Bitung dan sebaliknya yang sebelumnya sekitar 1,5 jam-2 jam menjadi sekitar 30 menit.

Tol Manado-Bitung
KEMENTERIAN PUPR
Jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 kilometer akan memangkas biaya logistik produk ekspor di Sulawesi Utara.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 kilometer dapat dituntaskan tahun ini. Keberadaan tol ini akan memangkas biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung serta mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, tol Manado-Bitung dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan total nilai investasi Rp 5,12 triliun. "Tol Manado-Bitung akan menjadi jalan alternatif sehingga mengurangi beban jalan arteri nasional yang kondisinya semakin padat akibat pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas perekonomian," kata Basuki dalam pernyataan resmi Kementerian PUPR, di Jakarta, Rabu (6/2).

Tol Manado-Bitung juga akan mempersingkat waktu tempuh dari Manado ke Bitung dan arah sebaliknya yang sebelumnya sekitar 1,5 jam-2 jam menjadi sekitar 30 menit. Selain itu, keberadaan tol ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

(Baca: Jokowi Ungkap Alasannya Fokus Membangun Infrastruktur)

Jalan Tol Manado-Bitung memiliki dua seksi. Seksi 1 dari Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi sepanjang 14 kilometer dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Dari 14 kilometer tersebut, seksi 1B sepanjang 7 kilometer ditargetkan rampung lebih dulu pada April 2019. Adapun seksi 1A ditargetkan selesai pada Juli 2019.

Biaya konstruksi yang menjadi porsi pemerintah sebesar Rp 3 triliun. Hal ini merupakan wujud dukungan pemerintah untuk meningkatkan tingkat kelayakan investasi jalan tol.

Untuk seksi 2 dari Air Madidi-Bitung sepanjang 25 kilometer dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung dengan progres per Januari 2019 sebesar 32%. Jalan tol ini memiliki lima Simpang Susun (SS), yakni SS Sukur, SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu, dan SS Bitung.

Menurut Basuki, pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Tol Manado-Bitung telah dibuka fungsional untuk kendaraan kecil saja pada seksi IB (Sukur-Air Madidi) dan seksi IIA (Air Madidi-Danowudu) guna membantu kelancaran arus mudik. Pengoperasian kedua seksi jalan tol tersebut juga menjadi sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan jalan tol Manado-Bitung.

(Baca: Jalan Tol Bakaheuni-Terbangi Besar akan Beroperasi Mulai Februari)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha