BPH Migas Ungkap Potensi Pasar dan Pasokan Proyek Gas di Kalimantan

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Safrezi Fitra

12/2/2019, 21.40 WIB

Potensi ini terungkap setelah BPH Migas menggelar FGD di Kalimantan

pipa gas
Katadata | Arief Kamaludin
Ilustrasi pembangunan pipa gas

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH MIGAS) memaparkan perkembangan proyek pipa gas Trans Kalimantan yang memperoleh potensi dari calon pengguna gas dan juga pasokannya. Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio memberikan pernyataanya terkait kemajuan proyek tersebut.

Menurutnya, saat ini progress Trans Kalimantan yang didapat, diperoleh dari potensi calon pengguna dan juga pasokan. Potensi ini terungkap setelah melakukan kelompok diskusi terarah (focus group disscusion/FGD) di wilayah Kalimantan Selatan dan Samarinda, Kalimantan Timur.

"Setelah FGD di Kalsel dan Samarinda kaltim, diperoleh potensi calon pengguna gas dan juga pasokannya," kata Jugi kepada Katadata.co.id, Selasa (12/2). 

(Baca: BPH Migas Minta Bakrie Bangun Pipa Gas di Kalimantan)

Dia juga menambahkan perkembangan lain terkait proyek pipa gas ini. PT Bakrie & Brothers Tbk. sebagai reporter pipa sedang menyiapkan beberapa calon shipper untuk PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Pertamina Gas (Pertagas), dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Berdasarkan data BPH Migas, sudah banyak permintaan gas hingga 2037, di luar PLN, Pupuk, dan Kilang. Potensi pasar dan gas bumi di beberapa wilayah di Kalimantan adalah sebagai berikut:

WilayahPasarPotensi Permintaan
Kalimantan Barat1.412 MMSCFD149 MMSCFD
Kalimantan Tengah322 MMSCFD57 MMSCFD
Kalimantan Selatan1.425 MMSCFD137 MMSCFD
Kalimantan Timur2.212 MMSCFD212 MMSCFD
Kalimantan Utara172 MMSCFD26 MMSCFD

Sebelumnya, BPH Migas meminta PT Bakrie and Brother untuk menggarap pipa trans di Kalimantan. Akan tetapi hal tersebut batal karena Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membagi proyek pipa Trans Kalimantan menjadi tiga ruas yakni dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Tengah ke Kalimantan Barat.

(Baca:Proyek Pipa Bakrie yang Mangkrak 12 Tahun Hidup Lagi dengan Skema Baru)

Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa mengatakan PT Bakrie & Brothers Tbk hanya membangun ruas Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan. Sedangkan, sisa ruas akan dilelang. "Sudah dua badan usaha yang mengajukan," ujarnya akhir tahun lalu.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha