Kideco Kucurkan Dana Eksplorasi untuk 15 Lubang Tambang Batu Bara

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Muchamad Nafi

12/2/2019, 20.38 WIB

Perusahaan yang mayoritas dikuasai oleh Indika ini mengeksplorasi tambang untuk memastikan perlapisan batu bara. Target produksi tahun ini 34 juta ton.

Tambang Batu Bara
Donang Wahyu|KATADATA
Pertambangan Batu Bara

PT Kideco Jaya Agung mengeluarkan dana eksplorasi pada Januari 2019 sekitar Rp 3,1 miliar. Eksplorasi dilakukan pada Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) di Suwi, Roto Selatan G, dan Roto Selatan G Samurangau D, di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Untuk eksplorasi di Suwi, Roto Selatan G, dananya sekitar Rp 2 miliar. Penjelajahan lapangan ini dilakukan oleh PT Mintec Abadi untuk mengerjakan 11 lubang. Sedangkan di Roto Selatan G ada empat lubang yang digarap PT Sumagud Sapta Sinar dengan biaya Rp 1,1 miliar.

(Baca: Kideco Cabut Gugatan Sengketa Izin Pinjam Pakai Hutan)

Dalam keterbukaan informasi pada Selasa (12/2), mereka menyatkan bahwa kegiatan ini merupakan eksplorasi detail untuk memastikan dan meneruskan perlapisan batu bara agar bisa dilakukan penambangan secara ekonomi. Saat ini, WIUP Roto Samurangau memiliki luas 27.460 hektare.

Selain itu, Kideco mengembangkan eksplorasi di WIUP Susubang Uko seluas 6.903 hektare. Sementara itu, untuk eksplorasi pendahuluan dilakukan di WIUP Samu Biu dan WIUP Pinang Jatus seluas 6.554 hektare. Pada Februari tahun ini, kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada WIUP Roto Samurangau yang terbagi dalam tiga area kerja yaitu, Roto Utara, Roto Selatan, dan Suwi.

Tahun ini, Kideco menargetkan produksi batu bara 34 juta ton. Target produksi tahun ini masih sama dengan tahun lalu yakni 34 juta ton. Dari target tersebut, 70 % untuk ekspor, dan sisanya dijual ke dalam negeri. Negara tujuan ekspor adalah Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, India, Hong Kong, Malaysia, dan Filipina.

(Baca juga: Penjualan Batu Bara Adaro Meningkat Ditopang Pasar Ekspor)

Kideco merupakan perusahaan tambang batu bara pemegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Batu Bara (PKP2B) di Paser, Kalimantan Timur. Luas konsesinya 50,921 hektare. Perusahaan ini berdiri sejak 1982. Estimasi cadangan batu bara yang dimiliki 422 juta ton. Selain itu, Kideco memiliki 50 konsumen di 16 negara.

Saat ini, 91 % saham Kideco dimiliki oleh Indika. Sedangkan sisanya digenggam oleh Samtam Co.Ltd. Pendapatan Indika 80 % berasal dari Kideco.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha