Pameran Otomotif IIMS 2019 Meriah, Transaksi Naik hingga Rp 5 Triliun

Penulis: Ekarina

9/5/2019, 14.43 WIB

Pembangunan infrastruktur jalan berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi serta penjualan kendaraan.

Ajang Indonesia International Auto Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta (25/4). Pembangunan infrastruktur jalan berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi serta penjualan kendaraan.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ajang Indonesia International Auto Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta (25/4). Pameran tahunan ini diikuti berbagai merek baik roda dua maupun roda empat.

Pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) meraup total transaksi Rp 5 triliun. Angka ini meningkat 13,6 % dibanding penyelenggaran tahun sebelumnya dengan total penjualan sekitar Rp 4,4 triliun.

Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh mengatakan total transaksi merupakan akumulasi dari jumlah total penjualan 15.928 unit kendaraan selama 11  hari penyelenggaraan pameran.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar berasal dari penjualan kendaraan roda empat sebanyak 13.288 unit. Sementara untuk jenis kendaraan roda dua, total penjualan yang dicatat sebesar 2.640 unit. "Pameran pada 25 April – 5 Mei juga berhasil menjaring  528.943 pengunjung," kata Hendra di Jakarta, Kamis (9/5).

Dalam pameran itu, industri aftermarket atau aksesoris kendaraan juga cukup diminati. Total transaksinya senilai Rp 7,7 miliar. 

(Baca: Hingga Hari ke-9, Pameran Otomotif IIMS Cetak Transaksi Rp 3,1 Triliun)

Sepanjang tahun ini, industri otomotif diprediksi terus bertumbuh dengan target penjualan tetap di kisaran 1,1 juta unit mobil. Pembangunan infrastruktur jalan dari barat hingga timur Indonesia diperkirakan salah satu katalis pertumbuhan industri.

Sebelumnya, Sekertaris Umum Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) Kukuh Kumara mengatakan pembangunan infrastruktur jalan berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi serta penjualan kendaraan. Dengan pembangunan yang merata diharapkan aktivitas ekonomi di daerah menggeliat.

Dengan demikian, daya beli meningkat. "Pada 2019 prediksinya penjualan mobil baru akan mencapai 1,1 juta unit dengan target produksi 1,3 juta unit," kata Kukuh kepada Katadata.co.id, Jumat (28/12).

(Baca: Honda Ekspor All New Brio Senilai Rp 1 Triliun ke Vietnam dan Filipina)

Selain itu, dengan target pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,3 % masih memberi harapan pengusaha terhadap membaiknya kondisi ekonomi. Terlebih rasio kepemilikan kendaraan Indonesia masih rendah yakni sekitar 87 kendaraan per 1.000 penduduk, sehingga potensi kepemilikan kendaraan masih besar.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan