Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditargetkan Rampung September 2019

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Sorta Tobing

3/7/2019, 02.00 WIB

Untuk mengurangi kemacetan di tol Jakarta-Cikampek, pemerintah tidak hanya membangun jalan tol layang (elevated), tetapi juga Tol Japek II Selatan.

tol layang jakarta-cikampek
ANTARA FOTO | Risky Andrianto
Pengerjaan infrastruktur di jalan Tol Jakarta-Cikampek. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat saat ini progres konstruksi jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated telah mencapai 87,2% dan akan rampung pada September 2019.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat saat ini progres konstruksi jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated telah mencapai 87,2%. Targetnya, seluruh konstruksi bisa rampung pada September mendatang sehingga tol sepanjang 36,4 kilometer (km) itu bisa segera dilalui oleh kendaraan dari atau menuju Cikampek.

Anggota BPJT Agita Widjajanto menjelaskan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Tol Japek, pihaknya tidak hanya membangun jalan tol layang (elevated), tetapi juga Tol Japek II Selatan. "Tol ini juga sejajar dengan Tol Japek yang ada sekarang," ujarnya, kepada Katadata.co.id, Selasa (2/7).

Nantinya Tol Japek II Selatan akan terintegrasi dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan Tol Purwakarta-Bandung-Padaleunyi (Purbaleunyi). Selain itu, di Japek Selatan akan terdiri dari tujuh Gerbang Tol (GT) , yaitu GT Jati Asih, Bantar Gebang, Setu, Sukaragam, Taman Mekar, Kutanegara, dan Sadang.

(Baca: Waskita Karya Teken Kontrak Proyek Jalan Tol Japek II Selatan Paket 3)

Tol Japek II dikerjakan oleh PT Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) dengan investasi sebesar Rp 11,363 triliun melalui kredit sindikasi bank.

Kucuran pinjaman ini berasal dari sindikasi 16 bank konvensional, bank syariah dan lembaga keuangan non-bank. Bank konvensional dan lembaga keuangan non-bank menyalurkan Rp 8,9 triliun, sedangkan bank syariah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 2,4 triliun.

Sebelumnya, proyek ini sempat terhambat karena adanya pengerjaan konstuksi Light Rail Transit (LRT) Cawang-Bekasi, dan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Jalan tol yang seharusnya selesai sebelum Lebaran akhirnya molor dari target.

Pada akhir tahun lalu, Kementerian Perhubungan akhirnya mendahului proyek Japek II. Proyek LRT dan Kereta Cepat Bandung-Jakarta dihentikan sementara di kilometer 11 hingga 17 tol Japek.

(Baca: Cegah Macet Akhir Tahun, Lima Proyek di Tol Cikampek Disetop 2 Pekan)

Reporter: Fariha Sulmaihati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha