Listrik Mati, Pengemudi Gojek dan Grab Tak Bisa Terima Pesanan

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Pingit Aria

5/8/2019, 12.34 WIB

Gangguan akibat layanan telekomunikasi masih dirasakan hingga pagi ini.

Sejumlah ojek online menunggu penumpang di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur (25/3). Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, tarif dasar ojol untuk Jabodetabek sebesar Rp 2.000 per km. Kemudian, batas atasnya Rp 2.500 per km.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Sejumlah ojek online menunggu penumpang di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur (25/3). Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, tarif dasar ojol untuk Jabodetabek sebesar Rp 2.000 per km. Kemudian, batas atasnya Rp 2.500 per km.

Lumpuhnya moda transportasi KRL Commuter Line dan MRT akibat listrik mati, Minggu (4/8) tak berarti panen order bagi Gojek dan Grab. Sebab, saluran telekomunikasi ikut terganggu, sehingga masyarakat jadi tak bisa lagi memesan taksi maupun ojek online.

VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan menyatakan bahwa sebenarnya aplikasi Gojek tetap berfungsi normal. Hanya, layanannya tetap terganggu akibat kendala pada jaringan telekomunikasi pada beberapa operator.

“Gangguan pasokan listrik tersebut berimbas pada jaringan komunikasi selular yang menyebabkan tidak stabilnya kualitas layanan internet. Hal ini mengakibatkan kendala pemesanan layanan Gojek di beberapa area,” kata VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan dalam keterangan tertulis, Senin (5/8).

Hal itu diakui oleh Nasihin, seorang pengemudi Gojek. Kemarin, ia tetap bisa beroperasi, meski terbatas karena sinyal tak stabil. “Saya pakai XL, jadi masih bisa terima order,” katanya.

(Baca: Pasca-Listrik Mati, Jaringan Indosat dan Telkomsel Berangsur Pulih)

Masalahnya, hanya sedikit pesanan yang bisa ia terima. “Pelanggan dan driver yang pakai operator lain sepertinya masih gangguan.” Menurut rekanya sesama pengemudi, gangguan masih dirasakan hingga pagi ini.

Sama halnya dengan Gojek, layanan Grab juga sempat terganggu saat mati lampu. Juru Bicara Grab Indonesia mengatakan, perusahaannya menerima beberapa keluhan dari penumpang dan mitra pengemudi akibat listrik mati pada Minggu (4/8) siang hingga malam kemarin.

"Grab Indonesia telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada para penumpang dan mitra pengemudi kami. Kami ingin memastikan bahwa permasalahan ini sudah dalam penanganan," ujar Juru Bicara Grab Indonesia kepada Katadata, Senin (5/8).

(Baca: Datangi Kantor PLN, Jokowi Marah Minta Listrik Mati Tak Terulang Lagi )

Salah satu penumpang ojek online, Shafina (23), yang sempat mengalami kesulitan memesan Gojek maupun Grab kemarin malam saat ingin pulang ke rumahnya dari salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.

Ia bahkan harus menunggu hingga  berjam-jam sampai akhirnya ia menemukan tukang ojek online yang mau mengantarnya setelah negosiasi layaknya naik ojek pangkalan. "Susah sekali dapat ojek online semalam, bahkan saya baru bisa pulang setelah dua jam menunggu baru dapat ojek yang mau mengantar saya," ujar Shafina.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan