IHSG Berbalik Naik 1,38%, Saham Perbankan Jadi Penopang

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

7/8/2019, 18.22 WIB

Saham-saham perbankan yang kemarin menjadi korban jual bersih asing menopang laju positif IHSG hari ini.

Suasana Bursa Efek Indonesia. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (7/8), naik 1,38% ke posisi 6.204,19. Saham-saham sektor finansial menjadi penopang reboundnya IHSG.
ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR
Suasana Bursa Efek Indonesia. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (7/8), naik 1,38% ke posisi 6.204,19. Saham-saham sektor finansial menjadi penopang reboundnya IHSG.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (7/8), berhasil berbalik naik (rebound) setelah pada dua hari perdagangan di pekan ini turun hingga 3,48% ke posisi 6.119,47 dibandingkan posisi akhir pekan lalu di level 6.340,18. IHSG hari ini ditutup pada level 6.204,19 atau naik 1,38%. 

Penopang rebound-nya IHSG pada hari ini yaitu sektor finansial yang naik 1,98%. Beberapa saham di sektor ini yang menguat seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tercatat naik 3,66% atau sebesar 150 poin menjadi Rp 4.250 per saham, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,21% atau 650 poin menjadi Rp 30.050 per saham.

Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga naik 1,38% atau 100 poin menjadi Rp 7.350 per saham, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 0,64% atau 50 poin menjadi Rp 7.875 per saham, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik 3,6% atau 80 poin menjadi Rp 2.300 per saham.

Sektor selanjutnya yang menopang laju positif IHSG hari ini yaitu infrastruktur yang naik 1,94%. Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) (TLKM) naik 1,94% atau 80 poin menjadi Rp 4.210 per saham, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 0,26% atau 5 poin menjadi Rp 1.950 per saham. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) juga naik 0,44% atau 25 poin menjadi Rp 5.700 per saham.

(Baca: Katadata Market Index: Tertekan Perang Dagang, IHSG Agustus Bearish)

Lebih lanjut, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) juga menguat 0,36% atau 5 poin menjadi Rp 1.390 per saham. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) naik 12,56% atau 48 poin menjadi Rp 430 per saham, dan saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) ikut naik 1,84% atau 3 poin menjadi Rp 166 per saham.

Asing Masih Jual Bersih

Menurut data RTI Infokom, pada perdagangan hari ini, total volume perdagangan mencapai 15,01 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp 8,71 triliun. Saham-saham tersebut diperdagangkan sebanyak 489.530 kali oleh investor. Tercatat ada 267 saham yang naik, 151 saham yang turun, dan 144 saham yang stagnan.

Meski indeks mencatatkan kinerja positif, investor asing masih melanjutkan tren jualnya di pasar saham setelah pada perdagangan Selasa (6/8) asing membukukan penjualan bersih saham (net sell) hingga Rp 2 triliun. Hari ini investor asing membukukan penjual bersih saham senilai Rp 136,6 miliar pada pasar reguler. 

Hari ini, saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing di antaranya saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dengan nilai jual bersihnya sebesar Rp 43,89 miliar. Saham SMGR sendiri tercatat naik 1,19% atau 150 poin menjadi Rp 12.725 per saham.

(Baca: Investor Asing Jual Saham Rp 2 Triliun, Korban Terbesar 3 Bank Kakap)

Saham berikutnya yang dijual oleh asing yaitu BBNI dengan nilai jual bersih Rp 36,19 miliar. Saham BBNI juga dijual oleh asing hingga  Rp 106,7 miliar pada perdagangan kemarin. Kemudian ada BBCA yang kembali dijual oleh asing pada perdagangan hari ini dengan nilai jual bersih Rp 35,79 miliar. Saham ini juga dijual oleh asing kemarin sebesar Rp 646,4 miliar.

Sentimen dari Harapan Meredanya Perang Dagang

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, bahwa rebound-nya IHSG hari ini didorong oleh sentimen perang dagang AS-Tiongkok yang sedikit mereda. "Pada September mendatang akan diagendakan pertemuan bilateral antara AS dan Tiongkok di Washington dalam rangka renegosiasi dagang, menjadi salah satu sentimen positifnya laju indeks dalam negeri," ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (7/8).

IHSG sendiri menjadi salah satu indeks dengan kinerja terbaik di antara sejumlah indeks di Asia yang bergerak variatif. Seperti Hang Seng Index yang naik tipis 0,08% dan Strait Times Indeks yang naik 0,45%. Namun, Nikkei 225 Index turun 0,33% pada perdagangan hari ini dan Shanghai Composite Index yang turun 0,32%.

(Baca: Tergerus Perang Dagang, Cadangan Devisa Tiongkok Anjlok US$ 15 Miliar)

Untuk perdagangan besok, Kamis (8/8), Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memprediksi laju IHSG masih berpotensi untuk naik secara teknikal. "Pergerakan IHSG kembali pada level psikologis 6.200 yang kembali menguji level Moving Average 200 hari. Indikator Stochastic dan RSI menjenuh pada area oversold potensi melanjutkan aksi akumulasi dengan target mencapai resistance MA200 hingga MA50," paparnya.

Dia melanjutkan bahwa pergerakan IHSG saat ini seakan menutup gap yang terbentuk di hari Selasa (6/8) kemarin. Sehingga, secara teknikal dia memproyeksikan IHSG Kamis akan melanjutkan laju positifnya dengan rentang pergerakan di kisaran 6.155-6.250.

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan