Pemerintah Tawarkan Sukuk Tabungan ST005 Imbal Hasil Minimal 7,4%

Penulis: Agatha Olivia Victoria

Editor: Agustiyanti

8/8/2019, 12.22 WIB

Sukuk Tabungan ST005 memiliki jangka waktu 2 tahun dengan tingkat imbal hasil atau kupon mengambang minimal sebesar 7,4%,

rupiah
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi rupiah. Pemerintah resmi menawarkan Sukuk Tabungan seri ST005 secara online (e-SBN) dengan jangka waktu 2 tahun.

Pemerintah resmi menawarkan Sukuk Tabungan seri ST005 secara online (e-SBN) kepada investor individu. Sukuk yang ditawarkan memiliki jangka waktu 2 tahun dengan imbal hasil atau kupon mengambang minimal sebesar 7,4%. 

Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko Luki Alfirman menjelaskan masa penawaran akan dibuka pada 8 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada 21 Agustus 2019 pukul 10.00 WIB. 

"Jadi masa penawaran ST005 itu dua minggu. Targetnya masih sama, Rp 2 triliun," katanya di kantornya, Jakarta, Kamis (8/8).

Ia menjelaskan masyarakat bisa melakukan pemesanan mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar. Dana yang dihimpun dari penerbitan surat berharga negara ini akan digunakan untuk membiayai Barang Milik Negara (BMN) dan proyek APBN 2019, seperti sekolah dan universitas.

(Baca: Kemenkeu Targetkan Penjualan SBR ke-7 Sebesar Rp 2 Triliun)

Menurut dia, tingkat imbalan atau kupon yang akan dibayarkan pada 10 Oktober dan 10 November 2019 sebesar 7,4%. Tingkat kupon kemudian akan disesuaikan setiap 3 bulan dengan tingkat imbalan acuan ditambah spread tetap sebesar 1,65% dari bunga acuan Bank Indonesia hingga jatuh tempo.

Di sisi lain, ST005  memiliki sifat non-tradable atau tidak dapat diperdagangkan. Sukuk juga tidak dapat dicairkan hingga jatuh tempo kecuali pada masa pencairan awal atau early redemption. Masa early redemption akan berlangsung pada 10 Agustus 2020.

Nilai yang bisa dicairkan pada masa early redemption yakni 50% dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distribusi.

(Baca: Penerbitan Obligasi Masih Sepi, Perusahaan Tunggu Kebijakan Suku Bunga)

"Ini sifatnya nontradable ketiga yang ditawarkan tahun ini. Tapi kalau keseluruhan hingga akhir tahun ada empat," ucap dia.

Jika investor ingin menyampaikan minat pencairan pada early redemption, dapat dilakukan penyampaian minat dimulai dari 24 Juli 2020 pukul 09.00 WIB hinggs 4 Agustus 2020.

Untuk mitra distribusi yang bekerjasama menawarkan ST005, jumlahnya bertambah dibading SBR007. Terdapat 22 mitra distribusi yang telah ditetapkan untuk melayani pemesanan penbelian secara online. Mitra tersebut terdiri dari 14 perbankan, 4 perusahaan sekuritas dan 4 perusahaan fintech.

Berikut perusahaan yang menawarkan ST005 pada 8-21 Agustus 2019:

PT Bank Central Asia Tbk.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

PT Bank Negara lndonesia (Persero) Tbk.

PT Bank Permata Tbk.

PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

PT Bank CIMB Niaga Tbk.

PT Bank DBS Indonesia

PT Bank OCBC NISP Tbk.

PT Bank Panin Tbk.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

PT Bank HSBC Indonesia

PT Bank Syariah Mandiri

PT Bank BRISyariah Tbk.

PT Trimegah Sekuritas lndonesia Tbk.

PT Danareksa Sekuritas

PT Bank Mandiri Sekuritas

PT Bareksa Portal lnvestasi

PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)

PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee)

PT lnvestree Radhika Jaya

PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)

Reporter: Agatha Olivia Victoria

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan