Pantai Masih Tercemar Tumpahan Minyak, Pertamina Perluas Oil Boom

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

19/8/2019, 19.32 WIB

Pertamina memperluas jangkauan oil boom hampir 6 ribu meter.

pertamina, tumpahan minyak Blok ONWJ
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Petugas menyelesaikan pemasangan peralatan oil boom milik Oil Spill Response Center (OSCT) untuk melokalisir tumpahan minyak mentah di Pantai Sedari, Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/8/2019). Pertamina memperluas jangkauan oil boom hampir 6.000 meter.
Tumpahan minyak dari sumur YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ) masih mencemari Pesisir Pantai Karawang, Bekasi dan Kepulauan Seribu. Pertamina Hulu Energi (PHE) pun berupaya mencegah tumpahan minyak capai bibir pantai dengan memperluas jangkauan oil boom.
 
Vice President Relations PHE Ifki Sukarya menyatakan tumpahan minyak yang tidak tertangkap di laut, dihalau dengan oil boom yang dipasang di delapan titik di sepanjang garis pantai, yaitu di Desa Cemara Jaya, Desa Sedari, Desa Tambak Sari, Desa Tanjung Pakis, Desa Pantai Bakti, Desa Sungai Buntu, Desa Sukajaya, dan Kepulauan Seribu.
 
“Sebelumnya kami telah memasang oil boom sepanjang tiga ribu meter, kemudian menjadi empat ribuan meter, kini kami tambah menjadi 5.865 meter,” ujar Ifki dalam siaran pers pada Senin (19/8). 
Ifki mengatakan pihaknya telah menerapkan strategi berlapis untuk penanganan tumpahan minyak Blok ONWJ. Seperti upaya penanganan tumpahan minyak  di laut yang dilakukan dengan mengoperasikan penampung fluida berupa rubber boat yang ditempatkan di bawah anjungan YYA.
 
"Kemudian bila ada tumpahan minyak yang tidak tertampung di rubber boat, akan ditampung oleh static oil boom lapis pertama dan lapis kedua.   Setelahnya akan ada movable oil boom yang akan mengejar minyak yang lolos,”  ujar Ifki.
 
Oil Spill Combact Team (OSCT) PHE ONWJ juga bekerja sama dengan TNI dan Polri serta masyarakat pesisir untuk membersihkan tumpahan minyak yang ada di darat maupun di laut. Hingga 19 Agustus 2019, total personil yang membantu PHE membersihkan tumpahan minyak mencapai 1970 personel.
 
Selain itu,  Pertamina melakukan patroli udara dan laut dalam radius 50 – 100 km dengan menggunakan helicopter milik Pelita Air Service. Sedangkan patroli perairan dilakukan menggunakan kapal patroli Ditpolair Baharkam Polri di Perairan Karawang. 
 
PHE ONWJ juga membuka sembilan Posko Pelayanan Kesehatan yang tersebar di daerah Ciwaru, Pusaka Jaya Utara, Sedari, Tambaksari, Batu Jaya, Tanjung Pakis, Cemara Jaya, Pasir Putih, dan Kepulauan Seribu. Ada enam dokter, 39 paramedik, dan lima ambulance. yang disiagakan di posko kesehatan tersebut. 

(Baca: Infografik: Ragam Masalah Menerpa BUMN, dari Sistem Eror hingga Listrik Padam)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN