Metamorfosa WhatsApp, dari Aplikasi Percakapan ke Platform Pembayaran

Penulis: Pingit Aria

21/8/2019, 20.56 WIB

Facebook mengakuisisi WhatsApp pada 2014 lalu.

Ilustrasi WhatsApp
PXHERE.COM
Ilustrasi WhatsApp

WhatsApp dikabarkan bakal menyediakan layanan pembayaran di Indonesia. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu pun sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan GoPayOVO, dan DANA.

Sumber Reuters mengatakan, layanan bernama WhatsApp Payments itu akan berfungsi sebagai platform yang mendukung pembayaran melalui dompet digital. “Model di Indonesia akan menjadi tempat bagi WhatsApp untuk diadopsi di negara berkembang lainnya,” demikian dikutip dari Reuters, Selasa (20/8).

WhatsApp adalah aplikasi pesan instan untuk smartphone. Jika dilihat dari fungsinya, WhatsApp hampir sama dengan aplikasi SMS, tetapi WhatsApp tidak menggunakan pulsa, melainkan data internet.

(Baca: WhatsApp Dikabarkan Akan Sediakan Layanan Pembayaran di Indonesia)

Selain itu, karena berbasis internet, WhatsApp memiliki fitur yang lebih kaya. Selain berkirim teks, WhatsApp juga dapat digunakan untuk bertukar kontak, mengirim foto dan video dari galeri maupun kamera, dokumen, hingga lokasi. Selain itu, WhatsApp juga dapat digunakan untuk bertelepon dan panggilan video.

Grafik:

WhatsApp didirikan pada 24 Februari 2009 oleh mantan pegawai Yahoo, Brian Acton dan Jan Koum. Bermodalkan tabungan sebesar US$ 400 ribu, mereka bekerja sama dengan pengembang aplikasi iPhone bernama Igor Solomennikov yang berasal dari Rusia.

Setelah melewati fase beta yang cukup panjang, pada bulan November 2009, WhatsApp diluncurkan di App Store. Kemudian, pada bulan Januari 2010 WhatsApp mengembara ke BlackBerry Store dan disusul Android pada bulan Agustus.

Grafik:

Popularitas WhatsApp pun melesat cepat di hampir semua platform. Per Februari 2013 pengguna aktif WhatsApp meledak di angka 200 juta. Angka ini membengkak dua kali lipat pada bulan Desember dan naik lagi menjadi 500 juta pada bulan April 2014.

(Baca: WhatsApp Harus Penuhi Empat Syarat untuk Layanan Keuangan di Indonesia)

Pesatnya pertumbuhan itulah yang menarik perhatian Facebook. Gayung bersambut, WhatsApp Inc menerima pinangan Facebook dengan mahar sebesar $19 miliar pada 2014. Kini, dengan jumlah pengguna aktif mencapai 1,5 miliar, WhatsApp menjadi aplikasi chat yang paling banyak digunakan di dunia.

Selain menyiapkan fitur pembayaran, Facebook juga berencana menggabungkan fitur perpesanan WhatsApp dengan Instagram dan Facebook Messenger. Rencana tersebut tampaknya akan direalisasikan akhir tahun ini atau awal tahun depan atau awal 2020.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN