Rambah Bisnis Kebugaran, Ini Alasan Gojek Luncurkan GoFitness

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

28/8/2019, 18.26 WIB

Gojek mencatat ada sekitar 600 ribu porsi makanan sehat melalui GoFood tiap bulan.

(Kanan-Kiri) VP Corporate Communications Gojek Group Kristy Nelwan, Head of Third Party Platform Gojek Group Sony Radhityo, Chief Executive Officer DOOgether Fauzan Gani dan Healthy and active lifestyle enthusiast Annisa Munaf dalam peluncuran GoFitness.
Gojek
(Kanan-Kiri) VP Corporate Communications Gojek Group Kristy Nelwan, Head of Third Party Platform Gojek Group Sony Radhityo, Chief Executive Officer DOOgether Fauzan Gani dan Healthy and active lifestyle enthusiast Annisa Munaf dalam peluncuran GoFitness. Layanan ini merupakan inovasi terbaru dari Gojek untuk mendukung gaya hidup sehat dan aktif hari ini (28/8) di Jakarta.

Gojek masuk ke bisnis kebugaran dengan meluncurkan GoFitness. Perusahaan penyedia layanan on-demand ini menilai pasar di industri ini cukup besar.

Head of Third Party Platform Gojek Group Sony Radhityo mencatat, rerata 11 ribu pengguna melakukan perjalanan tujuan pusat kebugaran atau sarana olahraga setiap bulannya. Hal itu mengacu pada data layanan GoRide dan GoCar.

Selain itu, Gojek mencatat ada sekitar 600 ribu porsi makanan sehat melalui GoFood tiap bulan. “Informasi mengenai tren gaya hidup sehat ini yang melatarbelakangi hadirnya GoFitness, sebagai layanan terbaru Gojek,” kata dia di Jakarta, Rabu (28/8).

Untuk menyediakan layanan tersebut, Gojek menggaet startup lokal, Doogther. Perusahaan rintisan bidang pemesanan layanan fitness dan olahraga ini hadir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Bandung dan Bali.

(Baca: Heboh Gojek di Malaysia: Soal Syariat Islam, Pesaing Lokal, Gaya Duduk)

Doogther juga telah menggaet lebih dari 200 tempat olahraga dan menawarkan 20 ribu kelas. Hingga saat ini, startup itu melayani lebih dari 90 ribu transaksi sejak berdiri pada Oktober 2017 lalu.

Saat ini, layanan GoFitness baru tersedia di Jakarta dan sekitarnya. Sony mengatakan, perusahaan akan memperluas jangkauan. "Ke depan, kami akan hadir di Bali dan Bandung hinga akhir tahun ini,” kata dia.

Chief Executive Officer (CEO) Doogether Fauzan Gani menambahkan bahwa perusahaan optimistis kolaborasi ini bakal meningkatkan perkembangan industri olahraga di Tanah Air. "Kami percaya teknologi memiliki peran besar untuk memudahkan kehidupan masyarakat,” katanya.

(Baca: Jack Ma Hadir, Saatnya Olahraga Menjadi Industri)

Layanan yang dapat diakses melalui GoFitness mulai dari yoga, pilates, pound fit, barre, muay thai, zumba, dan lain-lain. Selain itu, fitur ini menawarkan berbagai promo menarik.

VP Corporate Communications Gojek Group Kristy Nelwan mengklaim, ekosistem Gojek tumbuh menjadi platform yang efektif bagi para mitra bisnis untuk mengembangkan bisnisnya. Seperti data yang dilansir Nikkei, jumlah pengguna aktif bulanan Gojek di Indonesia lebih besar dibanding layanan serupa lainnya di Indonesia.

Ia optimistis kolaborasi ini dapat menghadirkan solusi dan kemudahan bagi para pengguna Gojek. "Di samping GoFitness, ekosistem Gojek berhasil menjadi sarana untuk para mitra bisnis kami untuk berkembang seperti halnya GoGive, GoMall dan GoNews,” katanya.

(Baca: Gojek Tanggapi Kabar Akuisisi Startup Kasir Digital, Moka)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan