Facebook Luncurkan Aplikasi Pendamping Instagram, Mirip Snapchat

Penulis: Desy Setyowati

4/10/2019, 10.43 WIB

Aplikasi terpisah dari Instagram ini disebut-sebut sebagai salah satu cara Facebook menggaet pengguna remaja, dan bersaing dengan Snapchat.

Facebook meluncurkan aplikasi pendamping Instagram, yakni Threads. Aplikasi pesan berbasis kamera ini dinilai mirip dengan Snapchat.
Instagram
Ilustrasi, tampilan Threads. Facebook meluncurkan aplikasi pendamping Instagram, yakni Threads. Aplikasi pesan berbasis kamera ini dinilai mirip dengan Snapchat.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) Facebook meluncurkan aplikasi pendamping Instagram, yakni Threads. Aplikasi pesan berbasis kamera ini dinilai mirip dengan Snapchat.

Director of Product Instagram Robby Stein mengatakan, perusahaannya menyadari bahwa pengguna, khususnya yang berusia muda, membawa pengalaman personal melalui pesan langsung (direct message/DM). Berdasarkan catatan Instagram, pengguna berbagi pesan dengan orang-orang terdekat lewat teks, foto, video, emoji, dan lainnya.

Karena itu, Facebook meluncurkan Threads sebagai aplikasi terpisah dari Instagram. Aplikasi ini didesain dengan mengutamakan privasi, kecepatan, dan kedekatan hubungan. “Pengguna memiliki kontrol penuh untuk menentukan siapa saja yang bisa menghubungi mereka melalui Threads,” demikian dikutip dari keterangan resmi, Jumat (4/10).

Cara kerjanya, pengguna akan langsung masuk ke kamera ponsel ketika membuka aplikasi ini. Hal ini mirip dengan Snapchat. Apalagi, pengguna juga bisa berbagi foto dan video dengan filter, coretan, dan stiker lewat Threads.

(Baca: Ikuti Jejak Instagram, Facebook Uji Coba Hapus Jumlah Like)

Namun, Threads mengutamakan privasi. Karena itu, terdapat fitur memilih teman yang memudahkan pengguna mengirim pesan.

Fitur baru lainnya adalah status. Hal ini bertujuan supaya pengguna bisa berbagi informasi terkait aktivitasnya kepada orang-orang terdekatnya. Selain itu, ada fitur koordinat GPS yang mirip dengan Snap Maps.

Karena itu, peluncuran Threads dianggap sebagai upaya menyaingi Snapchat. Studi Pew Research baru-baru ini menunjukkan bahwa 73% warga Amerika Serikat (AS) berusia 18-24 tahun menggunakan Snapchat dan Instagram.

Facebook memang masih menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan penduduk dewasa di AS, menurut Pew Research. Namun, hanya setengah dari remaja berusia 13-17 tahun yang menggunakan Facebook. Karena itu, Facebook berusaha untuk memperkuat posisi platform-nya.

(Baca: Fitur Pelindung Privasi WhatsApp, Aplikasi Chat Milik Facebook)

Mengutip dari Forbes, perusahaan induk dari Snapchat, Snap Inc dilaporkan menyimpan catatan dari tim hukumnya yang menilai Facebook berusaha untuk menghentikan persaingan.

Judul dokumen itu Proyek Voldemort, yang baru-baru ini diungkapkan dalam laporan Wall Street Journal. Dokumen itu disebut-sebut garapan Snap Inc dan Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC). Selain investigasi FTC, Facebook menghadapi tiga investigasi antimonopoli lainnya.

The Verge melaporkan Instagram akan meluncurkan aplikasi Threads sebelum akhir tahun pada Agustus lalu. Saat itu, harga saham Facebook naik 1,45%, sedangkan Snap turun 4,73%.

(Baca: Snapchat Gandeng Amazon Luncurkan Fitur Belanja Lewat Kamera)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan