Survei LSI: 73,6% Responden Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Martha Ruth Thertina

6/10/2019, 19.57 WIB

Persentase kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo masih tinggi di tengah kontroversi UU KPK.

Survei LSI, Perppu KPK, Survei Kepercayaan terhadap Jokowi
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Aksi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR MPR, Jakarta (23/9).

Pengesahan Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dalam sidang paripurna DPR beberapa waktu lalu, menuai kontroversi. Keputusan tersebut memicu aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah. Lembaga Survei Indonesia (LSI) pun mengadakan survei opini publik untuk mengetahui sikap masyarakat. Hasilnya, mayoritas responden mendukung diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu KPK.

LSI melakukan survei melalui wawancara telepon terhadap 1010 responden pada 4-5 Oktober 2019. Ini merupakan jumlah responden yang berhasil ditelepon dari total 4.308 yang ditelepon secara acak. Dengan demikian, response rate 23,4%. Responden dipilih secara stratified cluster random sampling terhadap 17.429 responden survei nasional LSI sebelumnya, yakni survei pada Desember 2018 – September 2019, yang memiliki telepon. 

Toleransi kesalahan survei diperkirakan 3,2% pada tingkat kepercayaan 95%. Menurut LSI, pengalaman Pilpres 2019 menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam survei ini bisa diandalkan untuk memperkirakan sikap politik pemilih. LSI menyatakan survei ini didanai sendiri.

(Baca: Mahasiswa Beri Tenggat Jokowi Terbitkan Perppu KPK Hingga 14 Oktober)

Terdapat beberapa temuan dalam survei LSI tersebut,.Pertama, sebanyak 86,6% responden mengetahui bahwa demonstrasi yang diadakan mahasiswa adalah untuk menetang revisi UU KPK yang baru saja ditetapkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60,7% di antaranya mendukung aksi mahasiswa, 31% memilih netral, 5,9% tidak mendukung, dan 2,3% tidak tahu/tidak menjawab.

Besarnya persentase dukungan tersebut seiring dengan besarnya persentase reponden yang memandang bahwa revisi UU KPK melemahkan KPK. Sebanyak 70,9% responden menilai revisi UU KPK melemahkan KPK, sedangkan 18% lainnya memandang sebaliknya yaitu menguatkan KPK, dan 11,1% mengatakan tidak tahu/tidak menjawab. Sebanyak 76,3% reponden pun setuju Presiden mengeluarkan Perppu KPK.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, dari hasil survei ini tergambarkan bahwa mayoritas publik memilih untuk mendukung Presiden menerbitkan Perppu. Sebab, survei ini dinilai cukup mewakili populasi. "Bisa menggambarkan parameter dari populasi," ujar dia di Jakarta, Minggu (6/10).

(Baca: Dukung Perppu KPK, Tokoh Senior Minta Jokowi Tak Gentar Pemakzulan)

Adapun ketika ditanya soal kelompok penggerak demonstrasi, sebanyak 46,8% responden cenderung memandang bahwa terdapat dua kelompok berbeda dalam demonstrasi ini yakni demonstrasi mahasiswa dan demonstrasi kelompok anti-Presiden Jokowi. Sedangkan 25% menyatakan tidak tahu/tidak menjawab, 16,4% cenderung melihat mahasiswa digerakkan orang anti-Jokowi, dan 11,8% menjawab mahasiswa ditumpangi orang anti-Jokowi.

Kepercayaan Publik pada Jokowi Masih Tinggi, Kepuasan Turun Tapi Tak Signifikan

Di tengah kontroversi yang terjadi, bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo, DPR, dan KPK?

Berdasarkan hasil survei LSI, kepercayaan publik terhadap kerja Presiden Jokowi dan KPK tercatat jauh di atas kepercayaan terhadap DPR. Untuk kerja Presiden, survei LSI mencatat sebanyak 9% responden menyatakan sangat percaya, 62% responden percaya, 19% tidak percaya, 2% sama sekali tidak percaya, dan 8% tidak tahu/tidak menjawab. 

Sedangkan untuk kerja KPK, survei LSI mencatat sebanyak 9% menyatakan sangat percaya, 63% menyatakan percaya, 13% tidak percaya, 1% sama sekali tidak percaya, dan 15% menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

Terakhir, untuk kerja DPR, sebanyak 1% menyatakan sangat percaya, 39% percaya, 40% tidak percaya, 5% sama sekali tidak percaya, dan 15% tidak tahu/tidak menjawab.

"Sejalan dengan kepercayaan pada presiden yang tinggi tersebut kepuasan publik pada presiden juga masih tinggi di tengah kontroversi UU KPK," demikian tertulis dalam materi presentasi LSI.

(Baca: Hasil Survei KedaiKOPI: Hanya 46,5% Responden Puas dengan Kerja Jokowi)

Berdasarkan survei LSI, sebanyak 67% reponden menyatakan puas dengan kinerja Jokowi. Rinciannya, 12,7% menyatakan sangat puas, 54,3% menyatakan cukup puas. Sisanya, sebanyak 23,8% menyatakan kurang puas, 4,5% tidak puas sama sekali, dan 4,9% menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

Persentase ini turun dibandingkan hasil survei sebelum-sebelumnya, meskipun tidak signifikan. Sebelumnya, pada Maret 2019, persentase kepuasan terhadap kinerja Jokowi mencapai 71%, sedangkan saat survei Desember 2018 sebesar 68%.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan