33 Perusahaan Antre IPO, Termasuk Es Krim Diamond

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Martha Ruth Thertina

4/12/2019, 20.21 WIB

Bursa Efek Indonesia optimistis bisa memecahkan rekor emiten baru pada tahun ini.

Diamond IPO, Diamond Food Indonesia, Es Krim Diamond
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Dua karyawan berbincang di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan, terdapat 33 perusahaan dalam daftar calon emiten melalui penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO). Dari daftar tersebut, terselip perusahaan produsen susu dan es krim Diamond, PT Diamond Food Indonesia.

Rencananya, perusahaan tersebut bakal melakukan pencatatan perdana di pasar modal paling lama Januari 2020 karena perusahaan tersebut menggunakan tahun buku 31 Juli 2019. Diamond bakal menambah daftar emiten di sektor industri consumer goods.

Dalam daftar tersebut terdapat dua perusahaan yang mengajukan pembatasan informasi karena bakal menggunakan aturan Reg S/144A yang merupakan aturan penawaran skala internasional, sehingga bisa mengundang investor datang dari luar negeri. Maka itu, namanya tidak dideklarasi.

(Baca: Traveloka Berencana Cari Mitra Hingga IPO di Dua Negara)

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan dari daftar calon emiten tersebut, terdapat 16 perusahaan yang bakal merealisasikan IPO tahun ini. Dengan demikian, pihaknya optimistis bisa memecahkan rekor IPO tahun lalu yang berjumlah 55 perusahaan.

Sepanjang tahun ini, sudah ada 49 emiten baru melalui IPO. Dengan tambahan 16 perusahaan maka bisa ada 65 emiten baru hingga akhir tahun. "Paling tidak mudah-mudahan kami bisa memecahkan rekor kami. Kami sudah dapat daftarnya, juga sudah konfirmasi, semoga sebelum pekan keempat sudah bisa tercapai," kata dia di Jakarta, Rabu (4/12).

(Baca: Lion Air Bakal IPO, Seberapa Menarik Sahamnya?)

Nyoman menambahkan, sebanyak 17 perusahaan lainnya diperkirakan bakal melantai di BEI tahun depan. Terlebih perusahaan-perusahaan yang menggunakan laporan keuangan per Agustus dan September 2019 untuk melaksanakan aksi korporasi ini. Meski begitu, ia belum bisa menyebut target emiten baru tahun depan.

"Target perusahaan tercatat tahun depan kan ada birokrasinya. Saat ini, kami masih membahas hal itu dengan OJK dan belum mendapatkan persetujuan dari OJK," kata dia.

Berikut daftar 33 perusahaan yang masuk dalam daftar antrean IPO bursa:

  1. PT lfishdeco
  2. PT Repower Asia Indonesia
  3. PT Hoppor International
  4. PT Indonesia Fabreboard Industry
  5. PT Diamond Food Indonesia
  6. PT Agro Yasa Lestari
  7. PT Putra Rajawali Kencana
  8. PT Morenzo Abadi Perkasa
  9. PT Putra Mandiri Jembar
  10. PT Esta Multi Usaha
  11. PT Nara Hotel Internasional
  12. PT Royalindo Investa Wijaya
  13. PT Prima Multi Usaha Indonesia
  14. PT Taurindo Guide Indonesia
  15. PT Galva Technologies
  16. PT Bank Amar Indonesia
  17. PT Alamanda Investama
  18. PT Graha Belitung Utama
  19. PT Era Graharealty
  20. PT Cisadane Sawit Raya
  21. PT Pratama Widya
  22. PT Karya Bersama Anugerah
  23. PT Diamond Citra Propertindo
  24. PT Perintis Triniti Properti
  25. PT Era Mandiri Cemerlang
  26. PT Cahaya Bintang Medan
  27. PT Andalan Sakti Primaindo
  28. PT Aesler Grup Internasional
  29. PT Batulicin Nusantara Maritim
  30. PT Lancartama Sejati
  31. PT Makmur Berkah Amanda

Catatan: Dua perusahaan tidak tercantum karena mengajukan pembatasan informasi

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan