Sandiaga Uno Sebut Banjir Jakarta Berimbas Terhadap 90% UMKM

Penulis: Tri Kurnia Yunianto

Editor: Ekarina

25/2/2020, 18.19 WIB

Sandi mengimbau kepada masyarakat tidak saling menyalahkan, sebab banjir Jakarta dipengaruhi oleh faktor curah hujan tinggi.

Sandiaga Uno Sebut Banjir Ibu Kota Berimbas Terhadap 90% UMKM.
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Sejumlah kendaraan memaksakan melintasi ruas tol Jatibening yang terendam banjir di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/2/2020). Sandiaga Uno menyatakan, banjir ikut menyebabkan 90% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak.

Banjir kembali melanda Ibu Kota, Selasa (25/2). Mantan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyatakan, banjir ikut menyebabkan 90% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak.

"Sekitar 90% lebih dunia usaha UMKM pasti terdampak. Tapi dampak ini akan tergantung dari berapa lama cuaca ekstrem ini berlangsung," kata Sandiaga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2).

Mengutip akun Twitter TMCPoldaMetro, beberapa titik di Jakarta seperti Bendungan Hilir, Jl. Letjen Suprapto, Jl. S. Parman depan Mall Ciputra, hingga Underpass Senen masih terendam air. Begitu pula kawasan Pondok Jaya, Mampang Prapatan yang masih tergenang banjir 60 sentimeter.

(Baca: Pangkas Hambatan Usaha UMKM, Jokowi: Tak Usah Izin, Cukup Registrasi)

Banjir juga membuat sejumlah ruas jalan dan tol di kawasan Jabodetabek tergenang baik dalam skala rendah hingga sedang. 

Untuk menangani dampak banjir,  sejumlah posko bantuan untuk.menyalurkan bantuan bagi para korban telah didirikan, salah satunya di Kemayoran, Jakarta Pusat. "Saya sendiri sudah buka beberapa posko relawan untuk menyalurkan bantuan. Di Kemayoran bertahun-tahun tidak banjir," kata dia.

Sandi mengimbau kepada masyarakat tidak saling menyalahkan, sebab banjir dipengaruhi oleh faktor curah hujan tinggi. Oleh sebab itu, banjir harus segera ditangani dengan baik tanpa menyudutkan salah satu pihak.

Dia juga menilai mantan pasangannya dalam Pilkada DKI Jakarta, Anies Baswedan telah memilili solusi penanganan masalah yang setiap tahun ini selalu terjadi. 

"Kita cuma butuh saling evaluasi, Pak Anies tahu apa yang mesti dilakukan," kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan munculnya banjir bukan karena kiriman dari daerah lain namun akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Senin (24/) malam.

(Baca: Dukung Anies, Sandiaga: Monas Harus Terus Menerus Direvitalisasi)

Anies mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menangani dampak bencana alam. Namun, dia enggan memberi penjelasan spesifik mengapa banjir lagi-lagi melanda Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta semua pihak membiarkan dirinya bekerja demi warga Jakarta. Beberapa yang akan dilakukan di antaranya evakuasi, menyiapkan pengungsian hingga makanan, dan fasilitas kesehatan.

“Ini intensitas hujan yang cukup tinggi, sekarang kami konsentrasi penanganan,” ujar Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta, beberapa waktu sebelumnya.

Anies sebelumnya mengatakan lebih dari 200 Rukun Warga (RW) terendam banjir hari ini. Ia juga meminta masyarakat Jakarta bisa menghubungi 112 atau datang kelurahan untuk meminta bantuan.

 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan