Imbas Corona, Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Tak Capai Target 2020

Penulis: Muchammad Egi Fadliansyah

Editor: Ekarina

27/3/2020, 15.16 WIB

Penjualan sepeda motor pada Januari lalu minus 18%. Padahal, saat itu wabah virus corona belum masuk ke Indonesia.

Imbas Corona, Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Tak Capai Target 2020.
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Produk sepeda motor keluaran Astra Honda Motor. Asosiasi Sepeda Motor memperkirakan penjualan tahun ini terkoreksi cukup dalam imbas virus corona.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pandemi corona membuat sejumlah sektor usaha lesu, tak terkecuali sektor otomotif. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memprediksi penjualan motor tahun ini akan kembali terkoreksi seiring meluasnya virus Covid-19 di Tanah Air.

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala menuturkan, penjualan sepeda motor pada Januari lalu saja sudah minus 18%. Padahal, saat itu wabah virus corona belum masuk ke Indonesia.

(Baca: Bisnis Otomotif Terdampak Corona, Penjualan Mobil Februari Turun 2,7%)

“Kami prediksi bulan Februari dan Maret ini angka minusnya akan bertambah. Tapi, kami belum pegang datanya, karena masih menunggu laporan yang masuk,” kata Sigit kepada katadata.co.id, Jumat (27/3).

Meski penjualan sepeda motor terus anjlok akibat wabah virus corona, para pelaku industri sepeda motor belum memiliki strategi tertentu untuk meningkatkan penjualan.

Para pelaku usaha, menurutnya saat ini sedang wait and see menunggu langkah pemerintah menanggulangi  virus tersebut.

Terlebih di beberapa daerah banyak dealer harus tutup mengikuti imbauan social distancing pemerintah. “Di samping pengunjungnya juga turun, kami melindungi karyawan jadi kita ikut tutup,” ujarnya.

Oleh sebab itu, target penjualan sepeda motor tahun ini diprediksi sulit tercapai.  Sebelumnya, AISI menargetkan penjualan motor tahun ini bisa sekitar 6,3-6,4 juta unit. Sedangkan, target ekspor sepeda motor mencapai 810 ribu unit atau 11% dari total penjualan.

”Target tahun ini dirasa berat tercapai,  ditambah adanya kerancuan pembayaran kepada finance company,” katanya.

(Baca: Nasabah Multifinance Minta Jadwal Ulang Utang karena Imbas Corona)

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya juga mengatakan penjualan sepeda motor diprediksi anjlok tahun ini. Daya beli masyarakat diakui melemah di tengah mewabah virus Covid-19.

Padahal, penjualan motor Honda ditargetkan 4,8-4,9 juta unit motor atau stabil dibandingkan 2019 sebanyak 4.910.688 unit.

 

 

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan