Periode WFH Imbas Corona, Trafik Internet Telkom Melonjak 15,6%

Image title
5 Mei 2020, 14:57
trafik internet, telkom, pandemi corona, virus corona
ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/foc.
Warga saat menunjukan aplikasi dukungan bekerja dari rumah, Telkomsel CloudX, milik anak usaha Telkom, di Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (29/3/2020). Sejak adanya anjuran bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, trafik internet Telkom melonjak hingga 15,6%.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom mengalami peningkatan trafik penggunaan internet sebesar 15,6% selama periode 15 Maret hingga 1 April 2020. Tercatat, trafik internet Telkom pada periode itu menjadi 9,6 terabits per seconds (Tbps) dari yang sebelumnya 8,3 Tbps.

Kenaikan trafik penggunaan internet itu dipengaruhi oleh mewabahnya virus corona di dalam negeri yang semakin masif. Hal itu memicu anjuran untuk melakukan aktivitas di dalam rumah, baik bekerja, belajar, dan beribadah.

"Ada juga fenomena pergeseran penggunaan data, dari sebelumnya paling padat di daerah perkantoran atau pusat bisnis, menjadi di rumah," kata Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah saat menggelar rapat kerja dengan DPR, Selasa (5/5).

(Baca: Mudik Dilarang, Trafik Internet untuk Video Call Diramal Melonjak)

Ririek menambahkan bahwa peningkatan trafik juga terjadi pada aplikasi-aplikasi yang mendukung belajar jarak jauh (distance learning) seperti Ruang Guru dan Ilmupedia. Trafik juga meningkat pada layanan rapat secara virtual (meeting online) seperti Zoom, Webex, Skype, maupun Telkomsel CloudX.

Karena ada peningkatan trafik penggunaan internet, Telkom telah menambah bandwidth internet sebesar 1,75 Tbps menjadi 10 Tbps. Bahkan, Ririek mengatakan, pihaknya akan menambahkan bandwidth internet hingga akhir tahun menjadi 16,32 Tbps.

Selain itu, Telkom juga mempersiapkan infrastruktur jaringan tulang punggung antar-kota (backbone). Ririek mengatakan, perusahaan milik pemerintah ini telah menambah kapasitas backbone sebesar 3 Tbps menjadi 26,2 Tbps.

(Baca: 4 Operator Telekomunikasi Ramal Trafik Data Selama Ramadan Naik 20%)

Dengan peningkatan pada infrastruktur jaringan Telkom di masa pandemi corona ini, Ririek berharap bisa mendukung kualitas layanan agar menjadi lebih baik. Terutama, untuk mendukung kegiatan kerja dan belajar dari tempat tinggal masing-masing.

"Untuk itu kami sudah menyiapkan berbagai infrastruktur yang utamanya menambah kapasitas untuk antisipasi pertumbuhan trafik tersebut, baik di jaringan akses, backbone, maupun internet," kata Ririek.

Selain itu, Telkom juga melakukan dukungan infrastruktur dan layanan internet di beberapa lokasi khusus yang menangani Covid-19. Ada 17 lokasi yang mendapatkan infrastruktur internet berkapasitas 56,83 Gbps seperti Wisma Atlet, Posko BUMN, dan BNPB.

(Baca: Sektor Telekomunikasi Moncer di Tengah Corona, Apa Rekomendasi Saham?)

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ihya Ulum Aldin

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...