Bertemu Inpex, Menteri ESDM Sebut Pertamina Segara Masuk Blok Masela

Muhamad Fajar Riyandanu
17 Maret 2023, 16:18
blok masela, pertamina, inpex,
Katadata
Menteri ESDM Arifin Tasrif.

PT Pertamina (Persero) segera menjadi salah satu pengolola Proyek Abadi LNG Blok Masela setelah pemerintah menjadwalkan perseroan untuk mengambil aset 35% saham hak partisipasi milik Shell paling lambat pada April tahun ini.

Kabar itu diperkuat setelah Menteri ESDM Arifin Tasrif bertemu dengan pejabat tinggi Inpex Corporation sebagai operator sekaligus pemegang saham mayoritas blok migas yang disebut memiliki cadangan gas jumbo mencapai 4 triliun kaki kubik (TCF) tersebut.

Pertemuan itu terjadi saat Arifin memimpin delegasi Indonesia untuk melakukan kunjungan kerja ke Jepang dalam rangka menghadiri rangkaian acara Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministrial Meeting pada 3-4 Maret lalu.

"Kami ketemu sekilas, Inpex menunggu. sekarang sedang dilakukan uji tuntas oleh Pertamina," kata Arifin saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM pada Jumat (17/3).

Pertamina masih melangsungkan kajian dan survei lapangan, khususnya pada studi penerapan teknologi penangkapan, pemanfaatan dan penyimpanan karbon atau carbon capture, utilizaton and storage (CCUS). "Kalau angkanya sesuai, mudah-mudahan pada April ini Pertamina ambil keputusan," ujar Arifin.

Lebih lanjut, kata Arifin, beberapa perusahaan migas global juga telah menaruh minat pada pengelolaan lapangan gas Blok Masela. Kendati demikian, Arifin enggan menyebutkan nama perusahaan tersebut. "Selain Pertamina ada lagi beberapa yang ingin masuk ke Blok Masela. Pokoknya ada. Tunggu saja," kata Arifin.

Pertamina telah diputuskan sebagai kandidat tunggal terkait pengambilalihan 35% saham hak partisipasi pengelolaan ladang gas Blok Masela milik Shell.

Meski sudah ditetapkan sebagai tokoh tunggal dalam proses akuisisi 35% saham milik Shell itu, Pertamina kemungkinan besar akan membentuk konsorsium yang terdiri dari dua atau tiga perusahaan migas.

Nantinya, konsorsium tersebut akan berkolaborasi dengan Inpex Corporation sebagai operator sekaligus pemegang saham mayoritas Blok Masela. Sejumlah perusahaan migas internasional seperti Petronas dan PetroChina diisukan bakal menjadi anggota konsorsium bersama Pertamina.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, memastikan bahwa perseroan bakal bekerja sama dengan Inpex Corporation sebagai operator sekaligus pemegang saham mayoritas Blok Masela.

Nicke juga menepis adanya kabar yang menginformasikan perusahaan bakal membentuk konsorsium dengan perusahaan migas asal Malaysia, Petronas. "Belum ada rencana itu. Jadi Pertamina masuk dulu sendiri," kata Nicke di Hotel Fairmont Jakarta pada Kamis (26/1).

Pertamina sejauh ini masih melakukan uji tuntas dengan mempelajari data yang dikirim oleh Shell. Nicke juga menyebut bahwa perusahaan juga telah menyampaikan dokumen penawaran kepada Shell sebagai persyaratan pengambilalihan 35% saham hak partisipasi pengelolaan Proyek Abadi LNG Blok Masela.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...