Tambah Cadangan Minyak, Pertamina Injeksi Uap Lapangan Duri Blok Rokan

Muhamad Fajar Riyandanu
20 Juni 2023, 15:48
blok rokan, pertamina, cadangan minyak
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Suasana lokasi di Rig (alat pengeboran minyak bumi) PDSI 49 milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Duri, Riau, Senin (8/8/2022).

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah menjalankan pengurasan minyak tahap lanjut atau enhanced oil recovery (EOR) di Lapangan North Duri Development (NDD) Area 14 Stage-1, Blok Rokan.

Pengurasan minyak tahap lanjut melalui metode injeksi uap ke dalam reservoir (steamflood) itu ditujukan untuk mencari cadangan minyak baru dalam upaya menopang ketahanan energi nasional.

EVP Upstream Business PHR Edwil Suzandi mengatakan, upaya pengurasan minyak tahap lanjut tersebut berbuah positif, seiring langkah PHR yang berhasil melakukan tajak sumur pertama yang merupakan bagian dari pengembangan area steamflood baru.

"Ini merupakan pengembangan area steamflood baru setelah alih kelola Blok Rokan oleh Pertamina. Semoga selamat dan berkah untuk menambah produksi," kata Edwil dalam siaran pers pada Selasa (20/6).

Edwil menambahkan, keberhasilan ini merupakan lanjutan dari pengembangan 'new steamflood' proyek Lapangan Duri Area 14 dengan menggunakan plan of development (POD) yang sudah disetujui pada November 2015 lalu. "Dalam rangka penambahan cadangan dan peningkatan recovery di Wilayah Kerja Rokan," ujarnya.

Edwil menjelaskan, ruang lingkup proyek pengembangan lapangan NDD A14 stage-1 tersebut meliputi pemboran sebanyak 68 sumur, di mana sebanyak 47 sumur produksi, 15 sumur steam injector dan 6 sumur observasi dengan estimasi cadangan total proyek sebesar 6,74 juta barel minyak (MMBO).

"Semoga apa yang kami kerjakan ini bisa terus berjalan lancar dan baik sebagai ikhtiar dalam upaya pemenuhan energi nasional," kata Edwil.

Sebelumnya, pemerintah mendorong implementasi teknologi EOR pada sumur-sumur migas tua maupun skala lapangan, untuk menggenjot produksi migas.

Akselerasi ini menyusul hasil positif pada aplikasi EOR dengan injeksi CO2 di Sumur Jtb-161, Lapangan Jatibarang, Jawa Barat dan Sumur Gemah-6, Lapangan Gemah yang berada di Wilayah Kerja (WK) Jabung, Jambi.

Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Mohammad Kemal, mengatakan penerapan EOR pada sejumlah lapangan migas tua akan berlanjut pada tahun 2023 ini.

Pada tahun ini, implementasi EOR di Lapangan Jatibarang lewat injeksi CO2 akan ditambah lewat praktik menginjeksi gas CO2 ke sumur Jtb-137. Langkah itu diharap mampu untuk menambah produksi migas di lapangan yang reservoirnya mulai menipis.

“Sesuai rencana tahapan field trial CO2-EOR, untuk Lapangan Jatibarang akan ada 1 tambahan sumur lagi yang akan melakukan injeksi pada 2023, yakni Sumur Jtb-137,“ kata Kemal kepada Katadata.co.id melalui pesan singkat pada Rabu (28/12/2022).

Sementara itu, penambahan aplikasi EOR dengan injeksi CO2 lanjutan di Lapangan Gemah akan kembali diterapkan pada satu sumur tambahan sembari melihat hasil injeksi sebelumnya di Sumur Gemah-6.

Selain memanfaatkan CO2, praktik EOR juga bisa diterapkan dengan menyuntikkan uap air, gas, mikrobiologi hingga injeksi bahan kimia seperti surfaktan dan polimer ke sumur migas yang mengalami penurunan produksi.

Adapun injeksi surfaktan rencananya bakal diterapkan di Lapangan Balam South WK Rokan pada tahun depan. "WK Rokan akan menjadi prioritas, karena mempertimbangkan banyak lapangan yang telah tua dan telah mengimplementasikan waterflood," ujar Kemal.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...