ESDM akan Teruskan Program Rice Cooker Gratis, Tunggu Alokasi Anggaran

Mela Syaharani
29 Februari 2024, 13:07
rice cooker gratis, rice cooker, kementerian esdm
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.
Petugas PT Pos Indonesia (Persero) menyerahkan alat penanak nasi (rice cooker) yang diberikan gratis kepada warga penerima bantuan di Kampung Pulo Empang, Kelurahan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/1/2024).

Meski berencana dilanjutkan, pada minggu lalu saat ditemui awak media di Jakarta pada Rabu (21/2) Jisman sempat menyebut program rice cooker berpotensi tidak dilanjutkan. “Program rice cooker tidak bisa mencapai target. Tidak semua tersalurkan, angkanya 324 ribu unit,” kata Jisman kepada wartawan di Jakarta dikutip Kamis (22/2).

Pada Januari lalu realisasi pembagian alat memasak nasi atau rice cooker gratis mencapai 68,5% dari target. Sepanjang 2023 pemerintah telah menyalurkan 342.621 rice cooker dari target 500 ribu unit, kepada target sasaran di 36 provinsi, dengan 325 kabupaten atau kota, 2460 kecamatan, dan 12.961 desa atau kelurahan.

Berdasarkan paparan Kementerian ESDM, wilayah dengan realisasi rice cooker sudah dilakukan di Indonesia, dengan porsi terbesar ada di Jawa-Bali sebanyak 192.890 unit (56,30%).

Mengacu pada data tersebut, masih ada 157 ribu unit rice cooker yang belum tersalurkan. Jisman menjelaskan nasib sisa rice cooker yang belum sempat tersalurkan akan dikembalikan kepada negara.

“Target 500 ribu unit, sudah tersalur 342 ribu unit. Sisanya dikembalikan ke negara uangnya. Nanti kami lihat apakah tahun ini mau dilanjutkan atau tidak,” ujarnya.

Jisman menyampaikan, alasan tidak tersalurkannya seluruh target rice cooker ini sebab terkendala oleh waktu dan data. “Karena waktunya sempit kemarin. Jadi kita jangan sembarangan dengan data. Jadi itu frame yang bisa diverifikasi di lapangan, ada secara administrasi sudah didukung untuk bisa kami berikan,” ucapnya.

Halaman:
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...