Menhub Usul Pekerja WFA Mulai 24 Maret 2025 untuk Atasi Macet Mudik Lebaran

Ringkasan
- Terjadi kebakaran besar di Jalan Remaja, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, menghanguskan beberapa rumah di area RW 06 dan RW 12 tanpa keterangan jumlah rumah dan korban yang terdampak.
- Pemadaman api berhasil dilakukan hingga api padam sekitar pukul 07.14 WIB dengan bantuan pemecahan pagar beton untuk memudahkan penyiraman, namun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dengan dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik.
- Kepolisian dan BPBD DKI Jakarta berkolaborasi mendata kerusakan dan korban, dengan informasi awal tidak ada korban jiwa tapi beberapa mengalami luka dan trauma. Tenda darurat untuk warga terdampak akan didirikan di komplek pertokoan Infinia dekat lokasi kebakaran.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengusulkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja mulai 24 Maret 2025 sebagai upaya mengurangi kepadatan arus mudik lebaran.
“Kami rekomendasikan WFA agar dapat mengurangi kepadatan mobilitas sebelum lebaran,” kata Dudy pada Senin (17/2).
Usulan ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian serta pemerintah daerah yang berlangsung secara virtual di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dudy menekankan pentingnya kerja sama antara Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025.
“Kemenhub perlu berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar pergerakan masyarakat selama mudik dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait. Namun, dukungan dari pemerintah daerah tetap diperlukan untuk memastikan arus mudik dan balik lebaran berjalan aman dan tertib.
Dalam rapat tersebut, Dudy memaparkan beberapa skema yang dirancang untuk mengatur pergerakan masyarakat dan transportasi barang selama periode lebaran.
Beberapa Usulan Kebijakan Meliputi:
Work From Anywhere (WFA):
Mengingat hari raya Nyepi pada 29 Maret 2025 dan idulfitri yang diprediksi jatuh pada 31 Maret–1 April 2025, pemerintah diharapkan menerapkan kebijakan WFA mulai 24 Maret 2025.
Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan:
- Penyediaan angkutan mudik gratis
- Rekayasa lalu lintas dan sistem ganjil-genap
- Pembatasan penggunaan sepeda motor
- Pembatasan angkutan penyeberangan
- Diskon tarif jalan tol.
- Penggunaan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) sebagai rest area sementara.
Dukungan Pemerintah Daerah:
- Penyediaan angkutan feeder (lanjutan) dari titik kedatangan peserta mudik gratis.
- Penyediaan rest area dan fasilitas penunjang lainnya.
- Monitoring dan antisipasi daerah rawan kecelakaan serta kemacetan.
Arahan dari Mendagri
Tito menegaskan bahwa pemerintah daerah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub harus berkoordinasi dalam pengelolaan angkutan umum di berbagai moda transportasi.
“Koordinasi ini penting, terutama untuk memastikan keamanan dan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara, termasuk bandara perintis di daerah untuk selalu dipastikan kesiapannya,” katanya.
Tito juga mengungkapkan bahwa Kemendagri telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.6.1/749/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam Mendukung Arus Mudik Lebaran Tahun 2025. Edaran ini menekankan agar setiap kepala daerah mengadakan rapat koordinasi di wilayah masing-masing.
"Beberapa kebijakan yang bersifat teknis dapat disampaikan oleh Kemenhub dan rekan-rekan Kepala Daerah melakukan rapat koordinasi di daerah masing-masing karena mobilitas masyarakat di setiap daerah berbeda," kata Tito.