Perang AS-Iran Bergejolak, Stok Beras dan Gula di Ritel Masih Aman

Mela Syaharani
7 April 2026, 10:01
Pengunjung melihat beras premium saat berbelanja disalah satu usaha ritel di Bandung, Jawa Barat, Seasa (2/9/2025). Pemerintah Kota Bandung memastikan ketersediaan beras premium di usaha ritel maupun pasar tradisional di Kota Bandung masih aman dengan har
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/bar
Pengunjung melihat beras premium saat berbelanja disalah satu usaha ritel di Bandung, Jawa Barat, Seasa (2/9/2025). Pemerintah Kota Bandung memastikan ketersediaan beras premium di usaha ritel maupun pasar tradisional di Kota Bandung masih aman dengan harga penjualan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp74.500 per lima kilogram meskipun beberapa merek dagang ada yang terkendala distribusi dari suplier.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kondisi pasokan produk beras, minyak goreng, dan gula pasir terpantau tersedia di gerai-gerai ritel modern. Meski saat ini pasokan berbagai komoditas dunia sedang tak menentu imbas perang Timur Tengah.

Berdasarkan pantauan Katadata, di gerai Alfamidi Kalipasir, Jakarta Pusat setidaknya ada empat merek beras premium yang tersedia di sana. Mulai dari beras Top Koki Rp 134.000 per 5 kilogram (kg) , beras Sentra alfamidi Rp 74.500 per 5 kg, beras Anak Raja Rp 96.500 per 5 kg, serta beras Sumo Rp 94.500 per 5 kg. 

Di gerai tersebut sebetulnya tertera harga beras Sania kemasan 5 kg, namun stoknya kosong. Selain itu, di gerai tersebut tidak ada stok beras stabilisasi pangan dan harga pasar (SPHP) yang tersedia.

Kondisi berbeda nampak pada gerai Indomaret Kalipasir, disana tersedia 4 kantong beras SPHP kemasan 5 kg yang dibandrol Rp 62.500 serta dua merk beras premium Topi Koki, dan Anak Raja kemasan 5 kg seharga Rp 90.900.

Menurut laman Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, dalam sebulan terakhir harga beras premium memang cenderung naik. Pada periode 9 Maret harga beras premium dihargai Rp 15.332 per kg sementara pada 6 April 2026, harga beras mencapai Rp 13.343 per kg.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyebut stok cadangan beras pemerintah, yang dikelola Perum Bulog mencapai 4,5 juta ton di tengah gejolak Timur Tengah. Menurutnya ketahanan pangan nasional tetap terjaga dan aman.

Ia menyebut kondisi stok saat ini bahkan telah melampaui kapasitas gudang yang tersedia, sehingga pemerintah harus menambah ruang penyimpanan melalui skema sewa.

"Gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan, ke depan itu, dalam 10 hari, 20 hari, stok (beras) sudah 5 juta ton," kata Amran dikutip dari Antara, Selasa (7/4).

Ia menambahkan jika memperhitungkan stok, cadangan di sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe), serta potensi panen yang sedang berlangsung, maka ketersediaan pangan nasional dipastikan aman.

"Artinya, 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman," kata Amran.

Kondisi Gula Pasir dan Minyak Goreng

Tak hanya beras, stok gula pasir dan minyak goreng juga tersedia di ritel modern. Harga gula pasir di Alfamidi Kalipasir dipatok Rp 17.500 per kg, baik untuk merek Gulaku atau Gula Putih Alfamidi.

Kondisi serupa juga ditemui di gerai Indomaret Kalipasir. Harga gula pasir berbagai merek dipatok Rp 17.500 per kg baik untuk Rosebrand, Larrist, maupun Gula PSM. 

Harga ini lebih murah dibandingkan harga gula pasir curah yang tersedia di SP2KP. Menurut laman tersebut, harga gula pasir curah nasional dibandrol Rp 18.157 per kg pada Senin (6/4).

Adapun stok minyak goreng di ritel modern juga tersedia dalam berbagai merk dan kemasan, mulai dari Rp 10.500 untuk 400 ml merk Rizki bkp, Rp30.900 per 1,5 liter merk tropical hingga kisaran harga Rp 44 ribu untuk minyak goreng 2 liter berbagai merk.

Melansir laman SP2KP, harga minyak goreng premium memang naik dalam sebulan terakhir. Pada awal Maret 2026 harganya mencapai Rp 21.132 per liter, namun naik menjadi Rp 21.496 per liter pada Senin (6/4).

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...