Pertamina Resmi Ambil Alih Blok Kampar dari Medco

Safrezi Fitra
3 November 2015, 10:57
pertamina donang.jpg
KATADATA/

KATADATA - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi akhirnya resmi menjadi pengelola Blok Kampar. Pertamina berhasil mengambil alih pengelolaan blok tersebut dari PT Medco E&P.

Pengambilalihan ini ditandai secara resmi dengan penandatanganan Kontrak Kerja Sama Bagi Hasil (PSC) dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiataan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Penandatangan dilakukan di Hotel Discovery Kartika Plaza, Bali kemarin malam. Direktur Jenderal Migas, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja Puja dan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi ikut hadir dalam acara tersebut.

"Pada hari ini Senin (2/11), telah dilakukan penandatanganan Kontrak Kerja Sama Bagi Hasil Wilayah Kerja Kampar antara SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Kampar," kata Plt. Kepala Pusat Komunikasi Publik Hufron Asrofi, dalam keterangan resmi di situs Kementerian ESDM, Selasa (3/11). 

Dalam penandatanganan kontrak kerja sama tersebut, ada komitmen pasti yang diberikan Pertamina, diantaranya, melakukan studi geologi, geofisika, reservoir, dan produksi untuk tiga tahun pertama. Kemudian pengeboran lima sumur sisipan (infill drilling), dan satu pengeboran sumur eksplorasi dengan total nilai US$ 13,5 juta. Pemerintah juga akan menerima bonus tanda tangan (signature bonus)sebesar US$ 5 juta.

Wilayah Kerja Kampar terletak di Provinsi Riau dengan luas wilayah kerja sebesar 469,22 kilometer persegi. Total cadangan dari 12 lapangan (Original Oil in Place / OOIP) yang ada di wilayah tersebut mencapai 200,386 juta tangki barel (million stock tank barrel/MMSTB). Sementara produksi minyak hariannya untuk periode Januari hingga Oktober 2015 sebesar 1.380 barel per hari.

Blok Kampar awalnya dioperasikan oleh PT Stanvac Indonesia sejak tahun 1993. Pada 1995 Medco mengambil alih kontrak blok tersebut dan berakhir pada 2013. Selama 2013 – 2015 pemerintah memberikan penugasan kepada PT Medco E&P untuk mengoperasikan sementara wilayah kerja tersebut. 

"Penandatanganan (kontrak) ini menandai akan dilakukannya alih kelola wilayah Kampar dari  PT Medco E&P Indonesia sebagai pengelola sementara kepada PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Kampar," ujar Hufron.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Arnold Sirait

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...