SAPA Dukung UMKM Optimalkan Pemanfaatan E-commerce

Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Publikasi Katadata
27 Desember 2021, 10:19
SAPA Dukung UMKM Optimalkan Pemanfaatan E-commerce
Katadata

Semangat dan Aksi Perempuan Andalan (SAPA) untuk Indonesia berhasil meningkatkan penilaian positif pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap kehadiran e-commerce (lokapasar) di Tanah Air. Hal ini dicapai berkat rangkaian pelatihan dan pendampingan intensif pada September - Oktober lalu.

Informasi tersebut berdasarkan survei pra dan pascapelatihan kelas SAPA Sampoerna yang diikuti 467 responden pada 20 – 29 September 2021 secara daring dari seluruh Indonesia.

Advertisement

Meski e-commerce atau lokapasar sudah banyak dikenal, separuh dari responden menyatakan mereka hanya mengetahui dan menggunakan lokapasar sebagai konsumen saja, untuk membeli produk atau jasa. Hanya 31,7 persen dari peserta yang juga telah memiliki pengalaman menjual produk atau jasa melalui lokapasar.

Manfaat menggunakan lokapasar terasa nyata bagi para pelaku UMKM. Di kalangan responden yang bermatapencaharian wiraswasta dan punya pengalaman menjual produk di lokapasar, 95 persen memutuskan untuk terus melanjutkan berjualan daring via lokapasar.

Namun, menggunakan lokapasar hanyalah langkah pertama. Masih ada langkah pemasaran yang perlu dilakukan untuk menikmati manfaatnya. Sebelumnya, 1 dari 5 peserta pelatihan beranggapan mereka hanya perlu menunggu hingga ada yang belanja di toko daring mereka.

Bahkan, jika pun mereka telah mengetahui perlunya pemasaran digital, 77,8 persen dari peserta yang memiliki usaha merasa tidak memiliki pengetahuan yang mencukupi terkait media digital. Pengetahuan mereka terkait pemasaran digital pun mayoritas sebatas media sosial.

Pelatihan SAPA juga turut mencakup edukasi finansial, khususnya terkait pembiayaan usaha. Terlebih dalam kondisi yang tidak tentu, pelaku usaha harus cermat dalam mengambil alternatif modal. Akses terhadap pembiayaan juga akan dapat menjadi bahan bakar untuk UMKM lebih berkembang lagi.

Namun, lebih dari separuh (56,7 persen) dari peserta mengetahui tapi tidak pernah menggunakan bantuan pembiayaan usaha. Bahkan, seperempat (26,8 persen) tidak paham artinya atau tidak tahu sama sekali terkait pembiayaan usaha.

Langkah UMKM ke depan

Geliat UMKM adalah salah satu hal terutama dalam perekonomian Indonesia. Terlebih di tengah impitan kondisi pandemi, langkah mereka perlu disokong oleh bantuan dari berbagai pihak, salah satunya melalui edukasi dan pembinaan.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement