Rommy: Usai Lengser, Jokowi Butuh Jadi Ketum Partai Politik

Yuliawati
Oleh Yuliawati
28 Februari 2024, 17:45
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) dan Ketua Umum Parta Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) menghadiri perayaan HUT Partai Golkar ke-59 di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (6/11/2023).
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) dan Ketua Umum Parta Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) menghadiri perayaan HUT Partai Golkar ke-59 di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (6/11/2023).

Sehingga, penting buat Jokowi menjadi ketua partai politik karena akan membuatnya memiliki kekuasaaan politik untuk mempengaruhi pemerintah. Rommy mengatakan partai mana yang akan dimasuki Jokowi bisa dilihat dari kongres atau musyawarah nasional partai politik dapat berlangsung hingga Oktober. "Terutama partai partai besar itu ada enggak pak Jokowi masuk situ," kata dia.

Biasanya kongres atau musyawarah nasional berdekatan dengan Pemilu, seperti Golkar dan PDI Perjuangan. "Dulu Pemilu 2019 Golkar dan PDIP itu munasnya memang di tahun itu juga," katanya.

Sejak beberapa hari terakhir Jokowi dikabarkan membidik masuk Golkar. Beredar kabar, Jokowi ingin memimpin gabungan partai Prabowo-Gibran secara langsung.

Ketika dikonfirmasi, Jokowi tidak menyangkal maupun membenarkan isu tersebut. "Saya setiap hari masuk Istana," kata Jokowi, Rabu (28/2).

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto pun menyambut kabar Jokowi masuk ke partainya. “Baik, bagus-bagus saja,” kata Airlangga di Istana Kepresiden, Senin, (26/2).

Namun, Airlangga tidak menjawab secara tegas apakah secara formal Presiden Jokowi masih sebagai anggota atau kader PDI Perjuangan atau tidak.

“Pak Jokowi kan tokoh nasional, milik semua partai, dimiliki semua partai,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian ini.

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...