Jembatan Gantung Garuda di Pidie Jaya Rampung, Warga Tak Lagi Terisolasi
Pidie Jaya — Jembatan Gantung Garuda sepanjang 150 meter kini berdiri kokoh di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Jembatan yang menghubungkan Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, dengan Desa Seunong, Kecamatan Meurah Dua, ini disambut antusias warga karena menjadi jalur transportasi strategis pascabencana.
“Hari ini kami sedang berada di Jembatan Garuda, jembatan penghubung Gampong Blang Awe dengan Seunong, di Kabupaten Pidie Jaya,” ujar relawan Vertical Rescue Indonesia, Zian Mustaqin, dikutip Senin (12/1/2026).
Sebelum jembatan ini dibangun, warga Desa Seunong yang berada di kawasan kaki bukit sempat terisolasi akibat banjir. Sejumlah warga bahkan terpaksa mengungsi ke desa lain karena akses transportasi terputus.
Melalui bantuan dari Kementerian Pertahanan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda kemudian dilakukan. Dalam waktu sekitar 30 hari, jembatan tersebut berhasil diselesaikan dan kini berdiri dengan konstruksi yang kokoh.
Jembatan berwarna hijau yang dihiasi kibaran bendera Merah Putih ini mulai dapat digunakan oleh warga sejak Jumat (9/1). Zian menyebut, keberhasilan pembangunan jembatan tidak lepas dari kerja keras berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertahanan, personel TNI Angkatan Darat, hingga para relawan dari Vertical Rescue Indonesia.
Tak lama setelah diresmikan, anak-anak tampak antusias berlarian di atas jembatan. Meski aliran sungai di bawahnya cukup deras, mereka terlihat tidak ragu karena merasa aman dengan struktur jembatan yang kuat. Jembatan ini juga menjadi akses penting bagi anak-anak untuk menuju sekolah.
“Jembatan ini berdiri berkat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Zian.
