Kejar Target 17 Juta Wisatawan Asing, Menpar Akan Keliling Tiga Negara
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan siap berkeliling tiga negara mulai Oktober nanti untuk mengejar target wisatawan tahun ini sebanyak 17 juta orang. Tiga negara yang akan disambangi Menpar tersebut adalah Singapura, Tiongkok, serta India.
Menurutnya, dari realiasi target wisatawan sebagaimana yang dipatok oleh Presiden Joko Widodo tahun ini, dia menyebut masih tidak masih membutuhkan 500 ribu wisatawan mancanegara. Diperkirakan, jika situasi dlam negeri stabil seperti saat ini, minimal kunjungan wisatawan asing bisa mencapai angka 16,5 juta orang hingga akhir tahun nanti.
Angka tersebut berasal dari realisasi kedatangan wisatawan mancanegara sebanyak 9 juta pada periode Januari-Juli lalu ditambah dengan asumsi kedatangan wisman sebanyak 7,5 juta hingga lima bulan terakhir 2018. Oleh sebab itu dirinya akan bergerak cepat untuk menambal sisanya.
"Saya akan roadshow mulai tanggal 3 Oktober ke Singapura juga Tiongkok dan India," kata dia di Jakarta, Kamis (27/9).
Menurunya kunjungan wisawatan, menurut Arief salah satunya berasal dari bencana gempa Lombok. Kunjungan wisatawan Lombok selama periode gempa hingga masa pemulihan pariwisata yang diprediksi memakan waktu selama tiga bulan berpotensi menyebabkan pemerintah kehilangan kunjungan 300 ribu wisatawan asing. Dengan asumsi perhitungan, jika pada 6 Agustus hingga 6 September 2018, Lombok kehilangan kunjungan 100 ribu wisatawan.
"Padahal gempa di Rinjani tidak mengakibatkan pembatalan, tapi setelag gempa 7 skala richter tanggal 6 langsung ambruk," kata dia.
Arief juga menargetkan kehadiran 10 Bali baru dapat menggenjot jumlah wisatawan asing minimal sebanyak 10 juta orang. Namun hal tersebut baru dapat terealisasi penuh mulai tahun 2024 mendatang.
(Baca : Wisatawan Asing Melonjak hingga 7,5 Juta Selama Semester I)
"Sangat mungkin (terealisasi), contohnya kalau bandara Kulonprogo jadi (wisatawan) ke Yogyakarta dan Jawa Tengah bisa 2 juta orang," kata dia.
Soal target ini memang menjadi sasaran penuh Jokowi sejak beberapa tahun lalu. Target itu, menurutnya, bahkan menjadi petaruhan sepanjang masa jabatannya.
Jokowi sebelumnya menargetkan sektor pariwisata bisa menarik 20 juta kunjungan wisman ke dalam negeri pada 2019.
"Kalau tidak ketemu 20 juta, ya dicopot (menterinya)," kata Jokowi akhir 2016.
(Baca juga: Pariwisata Labuan Bajo Meningkat, Pemerintah Benahi Bandara Komodo)
