Tutup Blanja.com, Telkom Akan Akuisisi Bhinneka.com?

Telkom berencana mengakuisisi e-commerce B2B, Bhinneka.com sejak tahun lalu. Bulan ini, Telkom pun menutup Blanja.com. Apakah rencana akuisisi ini berlanjut?
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
3 September 2020, 15:41
Tutup Blanja.com, Telkom Akan Akuisisi Bhinneka.com?
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi Telkom

Telkom Grup resmi menutup situs e-commerce-nya, Blanja.com per bulan depan. Penutupan ini dilakukan karena perusahaan akan berfokus pada model Business to Business (B2B), dengan menyasar korporasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sedangkan Telkom sempat berencana mengakuisisi e-commerce dengan model B2B, Bhinneka.com pada tahun lalu. Meski begitu, Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengaku belum ada pembicaraan lanjutan terkait rencana itu, kendati perusahaan telah menutup Blanja.com.

“Belum ada,” kata Arif kepada Katadata.co.id, Kamis (2/9). Namun, ia membenarkan bahwa perusahaan akan berfokus pada model B2B di bidang e-commerce.

Hal itu juga disampaikan oleh Direktur Digital Business Telkom Fajrin Rasyid, kemarin. Ia menyampaikan, penutupan Blanja.com merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk mengembangkan bisnis e-commerce ke arah yang lebih baik.

Perusahaan tengah fokus mengembangkan dan menangkap peluang bisnis e-commerce di segmen enterprise market. Salah satunya, melalui Pasar Digital (PaDi) UMKM.

Sedangkan Head of Corporate Communications Bhinneka.com Astrid Warsito enggan berkomentar mengenai rencana Telkom mengakuisisi perusahaannya. Ia hanya menyampaikan, bahwa perusahaan berfokus pada pengembangan super ekosistem B2B.

Kami tentunya terbuka pada berbagai kesempatan kerja sama strategis, dengan mempertimbangkan dinamika industri,” kata Astrid. “Anything is possible.”

Analis Kresna Sekuritas Etta Rusdiana Putra berpendapat, proses akuisisi merupakan keputusan manajemen dan biasanya tergantung pada prospek bisnis dan valuasi. Oleh karena itu, menurutnya Telkom perlu mengkaji komposisi penjualan saluran offline dan online terlebih dulu.

Kemudian, memisahkan komposisi penjualan yang berasal dari retail dan institusi. “Lebih menarik lagi, jika perusahaan yang diakusisi itu memiliki hak ekslusif sebagai distributor utama, tidak hanya reseller,” katanya.

Ia menilai, Telkom perlu memperkuat segmen bisnis inti seperti pusat data, sebelum ekspansi ke unit bisnis baru. Sebab, bisnis pusat data menghadapi persaingan serius dengan Amazon WebService.

Adapun Blanja.com merupakan perusahaan patungan (joint venture) milik Telkom Group dengan eBay asal Amerika Serikat (AS) yang resmi dibentuk pada 2014. Situs Blanja.com ditutup sejak kemarin.

Sedangkan Telkom berencana mengakuisisi Bhinneka.com sejak pertengahan tahun lalu. Bahkan, ada pembicaraan tentang penggabungan Bhinneka.com dengan Blanja.com pasca-akuisisi.

Namun, Telkom menegaskan bahwa mereka masih meninjau rencana akuisisi tersebut. "Bisnis Bhinneka memang sejalan dengan bisnis Blanja. Kami masih meninjau apa yang harus dilakukan untuk rencana kami berikutnya," ujar Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energy Harry Mozarta Zen pada Agustus 2019, yang saat itu menjabat Direktur Keuangan Telkom.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait