Pangeran Harry Jadi Petinggi Startup di Silicon Valley

Pangeran Harry bergabung dengan startup yang berbasis di Silicon Valley, BetterUp. Ia menjabat sebagai chief impact officer.
Desy Setyowati
24 Maret 2021, 17:18
Pangeran Harry Jadi Petinggi Startup di Silicon Valley
ANTARA FOTO/Daniel Leal-Olivas/Pool /File Ph
Pangeran Harry dan istrinya, Meghan mengunjungi Canada House di London, Inggris, Selasa (7/1/2020).

Pangeran Harry kini bergabung dengan startup yang berbasis di Silicon Valley, BetterUp. Ia menjabat sebagai chief impact officer.

Hal itu diketahui dari situs web resmi BetterUp. Juru bicara Harry pun membenarkan peran baru putra bungsu Pangeran Charles tersebut.

Dalam laman resmi, startup itu menggambarkan sosok Harry sebagai “pejuang kemanusiaan, veteran militer, pembela kesehatan mental, dan pencinta lingkungan,” demikian dikutip dari CNN Internasional, Selasa malam (23/3).

BetterUp merupakan perusahaan penyedia pelatihan dan layanan kesehatan mental kepada klien. Harry bergabung dengan startup ini beberapa minggu setelah ia dan istrinya, Meghan Markle mengikuti sesi wawancara dengan Oprah Winfrey.

Advertisement

Wawancara itu membahas tentang alasan keduanya meninggalkan Inggris dan mundur dari keluarga kerajaan Inggris. Pasangan yang kini tinggal di California, AS itu juga membahas tekanan kehidupan kerajaan terhadap kesehatan mental mereka.

Sedangkan kabar Harry bergabung dengan BetterUp pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal. BetterUp berharap, Harry memberikan masukan dalam keputusan strategi produk dan kontribusi amal.

Selain itu, mengadvokasi secara terbuka tentang topik yang berkaitan dengan kesehatan mental. The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa BetterUp menolak berkomentar tentang besaran gaji untuk Harry.

"Ini peran yang bermakna dan besar," kata CEO Alexi Robichaux kepada Wall Street Journal.

Dalam entry blog perusahaan, Pangeran menjelaskan alasannya bergabung dengan BetterUp. "Yang menarik perhatian saya tentang BetterUp yakni misi perusahaan untuk membuka potensi orang, di mana pun, membutuhkan inovasi, dampak, dan integritas. Tim mereka melaksanakan pekerjaan itu selama bertahun-tahun," kata Harry.

Harry juga mengatakan bahwa dia secara pribadi mendapat manfaat dari pembinaan yang diberikan oleh BetterUp. "Saya dipertemukan dengan pelatih yang benar-benar luar biasa, yang telah memberikan nasihat baik dan perspektif yang segar," kata dia.

Dalam hal perusahaan rintisan, pangeran melakukan pekerjaan besar lain sejak meninggalkan Inggris. Salah satunya, perusahaan yang ia dirikan yakni Archewell Audio bermitra dengan Spotify.

Pangeran Harry dan Meghan mengumumkan rencanannya untuk mundur dari Kerajaan Inggris pada awal tahun lalu (8/1/2020). Alasannya, mereka ingin bekerja sendiri agar bisa mandiri secara finansial.

Keduanya resmi keluar pada akhir Maret 2020. Pasangan itu pun kemudian pindah ke California, AS.

Mereka pun melepas gelar Yang Mulia, dan tidak lagi memakai label ‘Sussex Royal’. Akan tetapi keduanya tetap dikenal sebagai Duke and Duchess of Sussex.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait