AS Selidiki 12 Kecelakaan Mobil Listrik Tesla, karena Fitur Autopilot?

AS menyelidiki 12 kecelakaan mobil listrik Tesla, terutama terkait fitur Autopilot. Otoritas mengingatkan warga bahwa tidak ada mobil yang mampu mengemudi sendiri saat ini.
Image title
31 Agustus 2021, 10:36
mobil listrik, tesla, mobil tesla
ANTARA FOTO/REUTERS/Yilei S
Mobil Tesla Model 3 buatan Cina dipajang saat upacara pengiriman di Shanghai Gigafactory milik produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat tersebut di Shanghai, Cina, Senin (30/12/2019).

Pengemudi mobil listrik Tesla Model 3 mengalami kecelakaan di Florida, Amerika Serikat (AS) saat mengaktifkan fitur Autopilot. Kepolisian setempat mencatat, ada 11 kecelakaan mobil Tesla lain yang tengah diinvestigasi.

Patroli jalan raya Florida melaporkan kecelakaan mobil Tesla terjadi pada Sabtu (28/8), Pukul 05.00 waktu setempat. Ini terjadi di sepanjang Interstate 4 di Orlando, Florida.

Polisi mengungkapkan, saat mobil listrik Tesla Model 3 melintas, ada Mercedes yang berhenti di jalur perjalanan karena mogok. Selain itu, ada mobil polisi di belakang dengan lampu darurat berkedip.

Mobil listrik Tesla Model 3 muncul dan menabrak bagian depan kiri kendaraan polisi. Lalu menabrak Mercedes.

"Pengemudi menyatakan bahwa (Tesla) dalam mode Autopilot," kata polisi Florida dikutip dari CNN Internasional, Senin (30/8).

Kepolisian Florida melaporkan kecelakaan itu ke Bagian administrasi lalu lintas dan keselamatan jalan raya nasional AS atau The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dan Tesla.

Sebelumnya, kecelakaan mobil Tesla terjadi pada April. Dua orang pria meninggal dunia saat Tesla Model S 2019 yang ditumpangi menabrak pohon di utara Houston, AS. Kecelakaan ini juga karena fitur Autopilot.

NHTSA mengungkapkan, mereka sedang menyelidiki setidaknya 11 kecelakaan yang melibatkan Tesla pada awal bulan ini. Mobil listrik Tesla ini ada yang menabrak kendaraan polisi, ambulans, atau kendaraan darurat lain. 

Kecelakaan yang diselidiki itu terjadi antara 22 Januari 2018 hingga 10 Juli 2021, di sembilan negara bagian. Sebagian besar terjadi pada malam hari.

Adegan tanggap kecelakaan semuanya dilengkapi dengan langkah-langkah kontrol seperti lampu kendaraan darurat, suar, papan panah yang menyala, serta kerucut jalan.

NHTSA mengingatkan bahwa pemilik kendaraan harus tetap waspada saat menggunakan fitur Autopilot. Selain itu, wajib tetap dalam kondisi siap mengendalikan mobil untuk menghindari rintangan.

"Kami mengingatkan masyarakat bahwa tidak ada kendaraan bermotor yang tersedia secara komersial saat ini yang mampu mengemudi sendiri," kata NHTSA.

Tesla tidak menanggapi permintaan komentar tentang kecelakaan terbaru itu maupun penyelidikan NHTSA. Meski begitu, Tesla sempat mengungkapkan bahwa berdasarkan data internal, mobil yang menggunakan Autopilot memiliki lebih sedikit kecelakaan per mil daripada yang dikemudikan oleh manusia.

Namun, fitur Autopilot tetap memerlukan pengawasan pengemudi aktif dan tidak membuat kendaraan menjadi otonom.

Sebelumnya, senator AS Richard Blumenthal juga mengkritik Tesla atas penerapan fitur Autopilot. Ia meminta Komisi Perdagangan Federal menyelidiki fitur ini dan menganggapnya sama dengan iklan yang menyesatkan.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait