Tokopedia Rilis Layanan Pesan hingga Kirim Sembako hanya 2 Jam

Tokopedia meluncurkan layanan baru yakni Tokopedia NOW! Pengguna bisa memesan kebutuhan pokok termasuk sembako dalam dua jam sampai.
Desy Setyowati
17 November 2021, 14:06
Tokopedia NOW!, tokopedia, e-commerce, sembako
Tokopedia
Tokopedia NOW!

Tokopedia meluncurkan layanan baru yakni Tokopedia NOW! Pengguna bisa memesan kebutuhan pokok termasuk sembako dalam dua jam sampai.

E-commerce bernuansa hijau itu menggunakan teknologi geo-tagging untuk menyediakan layanan tersebut. “Kategori makanan dan minuman terus menjadi salah satu kategori di Tokopedia dengan peningkatan transaksi paling tinggi selama kuartal III,” kata Head of Strategy and Operations Tokopedia NOW! Pranidhana Mahardhika dalam keterangan resmi, Rabu (17/11).

Menurut dia, itu berarti masyarakat Indonesia terus mengandalkan platform digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah pandemi corona. “Lewat Tokopedia NOW!, masyarakat semakin dipermudah untuk berbelanja ribuan pilihan produk dari pegiat usaha, termasuk UMKM lokal,” ujar dia.

Dia menyampaikan, setiap pesanan akan dilayani dan dikirim langsung oleh Tokopedia dalam waktu dua jam. E-commerce yang berafiliasi dengan Gojek ini juga menyediakan gratis ongkos kirim.

Advertisement

Selain itu, tersedia flash sale, diskon, dan uang kembali (cashback) hingga Rp 50 ribu.

Layanan itu tersedia di hampir seluruh kotamadya Jakarta. Tokopedia berencana memperluas pasar ini ke kota lain di Indonesia.

Untuk mengakses Tokopedia NOW!, pengguna hanya perlu mengetik ‘Now’ pada kolom pencarian di aplikasi.

Pranidhana mengatakan, kehadiran layanan Tokopedia NOW! merupakan salah satu upaya berkelanjutan perusahaan dalam menggencarkan inisiatif hyperlocal. E-commerce berfokus mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat, demi mendorong pemerataan ekonomi secara digital Indonesia.

“Kami ingin semua masyarakat, baik pembeli maupun penjual khususnya UMKM lokal, di mana pun berada, bisa memiliki peluang yang sama supaya kita bisa bangkit bersama memulihkan perekonomian nasional yang terkena dampak pandemi,” ujar Pranidhana.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait