Rekor Arus Modal Masuk Kripto, Harga Bitcoin hingga Dogecoin Meroket

Arus modal masuk ke aset kripto dalam 11 bulan terakhir menyentuh rekor. Harga bitcoin, ethereum, dogecoin hingga shiba inu pun meroket.
Image title
30 November 2021, 09:55
kripto, bitcoin, ethereum, dogecoin, shiba inu, cryptocurrency
Katadata
Ilustrasi bitcoin

Produk dan dana investasi mata uang kripto (cryptocurrency) membukukan rekor arus modal masuk dalam 11 bulan pertama tahun ini. Harga bitcoin, ethereum, dogecoin hingga shiba inu pun meningkat.

Berdasarkan laporan dari manajer aset digital CoinShares, total arus masuk ke investasi uang kripto US$ 9,5 miliar per akhir pekan lalu (26/11). Dana yang mengalir untuk investasi kripto seperti bitcoin, ethereum, shiba inu mencapai US$ 306 juta minggu ini.

“Bitcoin bahkan mencatatkan arus masuk terbesar dalam lima minggu, yakni total US$ 247 juta,” demikian laporan CoinShares, dikutip dari India News Republic, Selasa (30/11). Melonjaknya arus modal masuk pun mendongkrak harga kripto.

Pada perdagangan kemarin (29/11), harga bitcoin meningkat 5,7% dalam 24 jam berdasarkan data Coindesk. Harganya naik lagi menjadi US$ 57.735 per koin hari ini (30/11).

Advertisement

Harga ethereum juga meningkat 2,8% menjadi US$ 4.466 pada hari ini. XRP naik 3,22%, solana 1,76%, dan binance coin 1,36%.

Memecoin seperti shiba inu juga meningkat hingga 13% dan dogecoin 6%.

Sejumlah analis menilai, peningkatan harga kipto secara perlahan merupakan perkembangan baik untuk pasar kripto. Analis juga memprediksi, peningkatan harga masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan

"Ini menjadi momentum kebangkitan setelah periode singkat penjualan di seluruh spektrum cryptocurrency, kami melihat perubahan total di pasar," kata CEO dan Co-founder platform cryptocurrency Mudrex, Edul Patel dikutip dari India Today, Senin (29/11).

Menurutnya, bitcoin akan terus melampaui angka US$ 57.000. "Nantinya diikuti oleh ethereum yang juga melonjak lebih dari 8%. Ini mengikuti reli di sebagian besar altcoin lainnya," kata Patel.

COO WazirX Siddharth Menon mengatakan, harga bitcoin terus naik meskipun baru-baru ini muncul varian baru virus corona yakni Omicron. Berbeda dengan pasar saham yang jatuh.

"Bitcoin akan nampak kuat dan kerangka waktu harian menunjukkan pembentukan pola cup and handle," katanya. 

Pola cup and handle artinya, terjadi kelanjutan bullish setelah harga sempat rontok. "Kami memperkirakan bitcoin mencapai resistensi di level US$ 68.000. Kami percaya bahwa pembalikan tren sudah dekat," kata Menon.

Harga cryptocurrency, seperti bitcoin sempat turun setelah mencapai rekor bulan ini. Penurunan ini seiring dengan munculnya varian baru Covid-19 bernama Omicron.

Harga bitcoin sempat anjlok menjadi US$ 54 ribu. Begitu juga XPR yang harganya turun 1,4% pada perdagangan Minggu.

Lalu, harga dogecoin dan ethereum masing-masing melorot 7% dan 4,44%.

WHO memang telah menetapkan varian Omicron dalam daftar varian yang dianggap perlu mendapat perhatian. Kasus varian baru Covid-19 Omicron menyebar dengan cepat sejak diidentifikasi pertama kali di Afrika Selatan. Varian virus corona ini sudah terindentifikasi di sembilan negara

Beberapa negara mulai memberlakukan larangan masuk bagi warga negara asing yang baru melakukan kunjungan dari sejumlah negara di Afrika. Ini untuk mencegah penyebaran varian B.1.1.529 atau Omicron.  

WHO menyampaikan, sampel pertama varian asal Afrika Selatan itu ditemukan pada 9 November dan dilaporkan pada 27 November. Technical Advisory Group on SARS-COV-2 Virus Evolution/TAG-VE mencatat, varian ini miliki banyak mutasi dan beberapa di antaranya mengkhawatirkan.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait