Harga Kripto Berguguran, Bitcoin Anjlok Rp 144 Juta Sehari

Harga sebagian besar uang kripto anjlok pada Sabtu malam (4/12). Harga bitcoin bahkan anjlok lebih dari 17%.
Desy Setyowati
5 Desember 2021, 09:20
kripto, bitcoin, dogecoin, shiba inu, ethereum
Bloomberg
Ilustrasi uang kripto

Harga sebagian besar uang kripto (cryptocurrency) melorot dalam 24 jam terakhir. Harga bitcoin bahkan sempat anjlok 17% lebih atau US$ 10 ribu (Rp 144 juta) menjadi US$ 47 ribu (Rp 676,7 juta).

Pada Minggu pagi (5/12) Pukul 8.35 WIB, harga bitcoin turun 7,2% menjadi US$ 48.916 per koin berdasarkan data CoinDesk. Ethereum anjlok 1,38%, solana 3,66%, XRP 8,59%, cardano 8,08%, polkadot 13,43%, dogecoin 11,41%, dan shiba inu 7,67%.

Hanya terra luna yang naik 17,59% dan dencentraland 6,34%.

Harga uang kripto pada Sabtu malam (4/12/2021)
Harga uang kripto pada Sabtu malam (4/12/2021) (CoinDesk)

“Harga bitcoin turun 29,3% dari level tertinggi tahun ini US$ 69.000 pada awal bulan lalu (10/11),” demikian dikutip dari Reuters, Minggu (5/12). Harga etherum juga turun ke level terendah mendekati US$ 3.500 pada Sabtu.

Advertisement

Selain kripto, harga saham emiten teknologi di bursa Amerika Serikat (AS) juga turun, seperti Tesla 6%.

Kepala Strategi Pasar untukRiset Teknis All Star Charts JC Parets menyampaikan, investor beralih ke surat utang negara. Alhasil, imbal hasil obligasi AS 10 tahun turun karena permintaan tinggi.

“Bukti menunjukkan bahwa ini adalah peristiwa penjualan lain yang diinduksi oleh derivatif,” tulis Parets dalam catatan tertulis, dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu malam (4/12).

Namun ia memperkirakan bahwa kondisi itu seperti yang terjadi pada Oktober. Ia optimistis, harga kripto akan berbalik ke level tertinggi baru.

Analis Insight di Blockware Solutions Will Clemente setuju bahwa aksi jual aset kripto berbasis derivatif. Ia menilai, penurunan ini bisa menjadi persiapan untuk peningkatan harga berikutnya.

"Ada kasus yang masuk akal bahwa kita bisa melihat efek sebaliknya menuju kuartal pertama, karena dana bersedia mengambil lebih banyak risiko untuk tahun baru dengan untung dan rugi baru," katanya. “Efek ini membantu pergerakan besar bitcoin pada Januari 2021.”

Dia menambahkan bahwa, dinamika jaringan masih sehat. Ia juga melihat bahwa investor jangka panjang berminat terhadap kripto.

Katie Stockton dari Fairlead Strategies mengatakan bahwa momentum jangka panjang masih bergerak ke atas meskipun ada koreksi. Dia memperingatkan investor agar tidak mengurangi kepemilikan bitcoin atau altcoin terkait lainnya sampai sentimen negatif dikonfirmasi.

Investor disarankan menunggu hingga Senin untuk menilai kembali. "Penutupan (harga bitcoin) di atas US$ 48.000 malam ini akan menjadi positif tambahan berdasarkan kisaran tinggi-rendah saat ini,” kata Katie.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait