Huawei Kirim 10 Mahasiswa RI ke Program Teknologi Mutakhir di Thailand

Huawei mengirim 10 mahasiswa Indonesia ke program pelatihan teknologi mutakhir di Thailand. Mahasiswa yang ikut berasal dari UI, UGM hingga Unpad.
Desy Setyowati
18 Agustus 2022, 13:59
Huawei, mahasiswa
123RF.com
Huawei

Huawei memilih 10 mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program pengembangan talenta digital Seeds for the Future 2022 di Thailand. Program ini memungkinkan mereka mempelajari teknologi mutakhir.

Mereka akan bergabung dengan mahasiswa dari 12 negara lain di Asia Pasifik. Mereka bakal mengikuti program selama 10 hari.

“Untuk semakin menyiapkan mereka sebagai aset bangsa, kami menyediakan beragam kesempatan untuk belajar secara komprehensif, dari teknologi terkini dan masa depan,” kata CEO Huawei Indonesia Jacky Chen dalam keterangan pers, Kamis (18/8).

Seeds for the Future  merupakan salah satu program Huawei yang digelar sejak 2008. Peserta akan mendapatkan kesempatan seperti:

Advertisement
  1. Mendalami budaya negara-negara lain
  2. Melihat sekilas kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi mutakhir
  3. Belajar dari para pakar teknologi melalui praktik langsung
  4. Mengimplementasikan pengetahuan dalam kompetisi dengan peserta dari negara-negara lain
  5. Membangun jejaring dengan talenta-talenta digital potensial dari negara lain
  6. Mengeksplorasi perkembangan teknologi terkini
  7. Meningkatkan prospek karier
  8. Mendapatkan sertifikasi dari perusahaan Global Fortune

“Kami bertekad mempersiapkan setidaknya 100 ribu talenta digital hingga 2025. Hingga saat ini, kami telah menyiapkan 64 ribu talenta atau lebih dari setengah target,” ujar VP Management Transformation Huawei Indonesia Jeffrey Wang.

Sedangkan 10 mahasiswa yang terpilih yakni:

  1. Mahasiswa Teknologi Rekayasa Internet Universitas Gadjah Mada Sigit Bayu Cahyanto
  2. Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjadjaran Bandung Zulfan Jauhar Maknuny
  3. Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung Faishal Zharfan
  4. Mahasiswi Teknik Elektronika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Zahra Salsabila Hernanda
  5. Mahasiswi Teknologi Komputer Institut Teknologi Del Sumatera Utara Jesika Laprina Manurung
  6. Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Indonesia Agung Krisna Ananda Kusuma
  7. Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Surabaya Joseph Kristiano
  8. Mahasiswi Teknik Telekomunikasi Telkom University Bandung Fauzi Frahma Taliningsih
  9. Mahasiswi Teknik Elektro Universitas Brawijaya Malang Talcha Krusbeek Orrilia Audre Agatha Putri Setyabudi
  10. Mahasiswi Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada Aisha Salsabilla

Deputi II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Presiden Abetnego Tarigan menambahkan, instansinya berharap program Huawei itu membuka kesempatan bagi generasi berikutnya menjadi talenta digital andal, serta mampu menjawab kebutuhan dan tantangan zaman.

“Koperasi dan UMKM membutuhkan dukungan dan solusi-solusi dari para talenta digital agar menjadi bagian dari ekosistem digital dan memainkan peran penting dalam menumbuhkan perekonomian digital di Indonesia,” katanya.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mira Tayyiba menyampaikan, pengembangan literasi dan kecakapan digital memiliki urgensi yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur digital, maupun penguatan pemerintahan dan perekonomian digital.

“Saya berharap melalui program ini bersama-sama kita tidak hanya memahami bagaimana inovasi teknologi terbaru, namun juga mengembangkannya sesuai kebutuhan masyarakat serta memaknainya sebagai peluang untuk mengakselerasi transformasi digital di Indonesia,” ujar Mira.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait