Perbandingan Kinerja Shopee, Grab, GoTo Gojek Tokopedia Kuartal II

Desy Setyowati
24 Agustus 2023, 06:30
Shopee, Grab, goto, Gojek
Katadata/Desy Setyowati
Aplikasi Shopee, Grab, dan Gojek

GoTo Gojek Tokopedia, Grab dan induk Shopee yakni Sea Ltd sudah mengumumkan laporan keuangan kuartal II atau April – Juni. Bagaimana perbandingan kinerjanya?

Grab mencatatkan penurunan kerugian 74% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi negatif US$ 148 juta atau sekitar Rp 2,26 triliun selama kuartal II. Pesaing Gojek ini pun optimistis tak lagi merugi pada kuartal III alias selama Juli – September.

Proyeksi itu lebih cepat dibandingkan prediksi sebelumnya yakni kuartal IV atau Oktober – Desember. “Kami melanjutkan langkah menuju profitabilitas,” kata Co-Founder sekaligus CEO Grup Grab Anthony Tan dalam keterangan pers, Rabu (23/8).

Rincian kinerja Grab selama kuartal kedua atau April – Juni yakni:

  • Rugi turun 74% menjadi US$ 148 juta
  • Pendapatan naik 77% menjadi US$ 567 juta, yang terdiri dari:
  1. Berbagi tumpangan alias ride hailing seperti ojek online atau ojol dan taksi online naik 29% menjadi US$ 208 juta
  2. Pengiriman barang dan pesan-antar makanan GrabFood naik 118% menjadi US$ 292 juta
  3. Layanan keuangan naik 223% menjadi US$ 40 juta
  4. Bisnis dan inisiatif baru naik 95% menjadi US$ 27 juta
  • Laba perusahaan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA yang Disesuaikan naik 92% dari minus US$ 233 juta menjadi negatif US$ 20 juta
  • Nilai transaksi bruto atau Gross Merchandise Value (GMV) naik menjadi US$ 5,2 miliar, yang terdiri atas:
  1. Berbagi tumpangan naik 28% menjadi US$ 1,32 miliar
  2. Pengiriman barang dan GrabFood naik 4% menjadi US$ 2,6 miliar
  3. Layanan keuangan turun 13% menjadi US$ 1,3 miliar
  4. Bisnis dan inisiatif baru turun 3% menjadi US$ 50 juta
  • Transaksi pengguna per bulan alias Monthly Transacting User (MTU) naik 7% menjadi 34,9 juta

GMV per MTU turun 3% menjadi US$ 150

Sementara kinerja GoTo Gojek Tokopedia selama kuartal II yakni:

  • Rugi bersih turun 56% menjadi Rp 3,31 triliun
  • Pendapatan bersih naik 87% menjadi Rp 3,6 triliun
  • Pendapatan bruto naik yang terdiri dari:
  1. Gojek, termasuk layanan taksi dan ojek online alias ojol hingga GoFood naik 3,5% menjadi Rp 2,9 triliun
  2. Tokopedia naik 8,5% menjadi Rp 2,2 triliun
  3. GoTo Financial 2% menjadi Rp 399 miliar
  4. Logistik naik 10% menjadi Rp 562 miliar
  • EBITDA yang disesuaikan naik 72% menjadi negatif Rp 1,2 triliun, yang terdiri dari:
  1. Gojek naik 89% dari minus Rp 1,44 triliun menjadi negatif Rp 164 miliar
  2. Tokopedia naik 86% dari minus Rp 1,63 triliun menjadi negatif Rp 229 miliar
  3. GoTo Financial naik 45% dari minus Rp 928 miliar menjadi negatif Rp 508 miliar
  4. Logistik naik 62% dari minus Rp 250 miliar menjadi negatif Rp 90 miliar
  • GTV turun 5% menjadi Rp 143,7 triliun, yang terdiri atas:
  1. Gojek turun 8,6% menjadi Rp 13,24 triliun
  2. Tokopedia turun 13% menjadi Rp 58,7 triliun
  3. GoTo Financial naik 4% menjadi Rp 90,5 triliun

Kinerja induk Shopee, Sea Ltd selama kuartal II yaitu:

  • Laba bersih naik dari merugi US$ 931,2 juta pada kuartal II 2022 menjadi untung US$ 331 juta
  • EBITDA yang disesuaikan naik dari negatif US$ 506,3 juta menjadi positif US$ 510 juta
  • Pendapatan naik 5,2% menjadi US$ 3,1 miliar, yang terdiri dari:
  1. Shopee naik 20,6% menjadi US$ 2,1 miliar
  2. Bisnis hiburan termasuk gim US$ 529,4 miliar
  3. Teknologi finansial atau fintech yakni SeaMoney, termasuk ShopeePay dan Spaylater naik 53,4% menjadi US$ 427,9 miliar

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...